Oshi no Ko Gambarkan Kehidupan Menyedihkan Seorang Idol

Oshi no Ko Gambarkan Kehidupan Menyedihkan Seorang Idol

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Berbicara tentang anime paling representatif di Spring 2023 yang ada dan muncul sudah pasti Oshi no Ko. Dimulai dari opening hingga ending theme yang dapat sambutan meriah dan hangat, alur cerita yang berubah penuh dari karya terbaru Aka Akasaka yang dapatkan adaptasi anime. Dalam salah satu sesi kesempatan di wawancara dan pada akhirnya Aka Akasaka jelaskan bagaimana dia terinspirasi membuat serial franchise ini.

Baca juga: 

Gambarkan Kehidupan Menyedihkan Seorang Idol

Muncul beberapa pertanyaan menarik ayng cukup sangat menjelaskan bagaimana sang author dapat membuat karya bertema idol ini secara mendalam dan serius. Dirinya mengatakan jika awalnya Oshi no Ko akan sepenuhnya menjadi anime isekai, namun karkater yang terlahir sebagai anak seorang idol.

Oshi no Ko Gambarkan Kehidupan Menyedihkan Seorang Idol

Aka Akasaka juga jelaskan dia terilhami dari banyaknya fakta lapangan di Jepang. Beberapa fakta dari kehidupan di Jepang seperti, bakat yang selalu hadir di internet, Youtube yang jadi makin populer, film dengan subtitle, drama berdasarkan anime dan manga yang makin banyak, hingga kasus bunuh diri yang berasal dari kenyataan juga.

Author juga menjawab pertanyaan pergerakan bab di manga yang sangat cepat. Dirinya jelaskan jika Oshi no Ko sebenarnya memulai bagian utamanya di volume 2 dan di anime episode 2.

Baca Juga : 

Mengo-sensei sebagai Referensi Dasar dari Oshi no Ko

Aka Akasaka juga sempat mengakui dirinya turut bekerja sama dengan salah satu author terkenal, yaitu Mengo sensei. Dirinya dimana sedang memikirkan konsep Oshi no Ko, ada satu ceritta mengenai industri hiburan Jepang dari salah satu karya Mengo sensei. Aka Akasaka akhirnya memutuskan untuk membaca dan kemudian menghubungi sang author tersebut.

Oshi no Ko Gambarkan Kehidupan Menyedihkan Seorang Idol

Dalam satu pertanyaan, Aka Akasaka mengakui jika dirinya memiliki sebuah gaya cerita Oshi no Ko, dan kemudian menjelaskan jika gaya cerita dari Kaguyasama: Love is War tidaklah lebih dari formula khusus yang muncul atas permintaan seseorang.

Author Oshi no Ko ini ungkapkan jika dirinya melakukan investigasi atau survei dalam melakukan pekerjaan demi seri Oshi no Ko miliknya. Dirinya menyempatkan untuk berkeliling dan dengarkan kisah nyata pribadi dari para top talent, idola underground, orang saluran TV, dan banyak lagi.

Selain melakukan survei dengan para idol dan sebagainya, Aka Akasaka juga melakukan investigasi survei dengan salah satu penggemar menarik yang jadi inspirasi pembunuhan di serial Oshi no Ko ini. Dan begitulah bagaimana serial ini dapat tercipta.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Artikel lainnya:

Attack on Titan

Pihak Malaysia berikan Sensor ‘Celana di series Attack on Titan

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Beberapa tahun yang lalu dilaporkan bahwa salah satu manga berjudul Shingeki no Kyojin atau dalam bahasa Inggrisnya Attack on Titan sedikit mengalami penyesuaian sensor yang aneh di negara bagian Asia, salah satunya Malaysia.

Sensor Celana Attack on Titan yang kini kembali Ramai oleh warga Jepang

Salah satu penyesuaian sensor ini karena pakaian telah ditambahkan ke para Titans yang di versi awalnya benar-benar tanpa pakaian. Hal ini terjadi karena adanya undang-undang penyensoran lokal.

Scene series Attack on Titan
Attack on Titan

Meski Malaysia adalah masyarakat multi-agama, Islam menjadi agama resmi dinegara ini. Hal ini menyiratkan sejumlah besar undang-undang sensor mulai dari representasi tubuh telanjang hingga peran sosok perempuan.

Tentu saja merupakan perbincangan yang sangat menarik pada masanya, namun tampaknya orang Jepang tidak pernah mengetahuinya. Setidaknya itulah yang dilaporkan oleh salah satu pengguna Twitter bernama @takigare3 yang membagikan serangkaian tangkapan layar.

Tangkapan layar yang menunjukkan bahwa dalam Rumbling Arc dimana ada adegan ratusan Titan berbaris untuk menghancurkan seluruh dataram, menariknya semua Titan Kolosal muncul dengan celana pendek untuk alasan sensor undang-undang tidak hanya itu juga, Cart Titan juga terlihat diberi beberapa celana dalam dengan motif bunga, diarasa karena penyensoran juga harus diberi kesan bergaya.

Baca Juga:

Frame Parodi dan Pendapat Netizen Negara Produksi untuk Sensor ini

Takigare3 juga turut membagikan frame yang seharusnya dari adaptasi anime, di mana pemirsa bisa melihat bahwa dalam pertarungan antara Female Titan dan Attack Titan. Pertarungan dimana Female Titan mengenakan gaun dan yang Attack Titan atau selaku Eren yang memakai sarung.

Scene Attack on Titan
Pihak Malaysia berikan Sensor Celana di series Attack on Titan

Tentu saja, tidak ada konfirmasi sama sekalipun mengenai kebenarannya dalam kasus sensor manga, dan apalagi tidak ada rekaman yang beredar tentang penayangan serial ini di TV Malaysia. Namun dirasa yang terakhir merupakan sebuah frame yang diedit oleh salah seorang penggemar.

Banyak yang berkomentar juga mengenai sensor menggunakan celana ini, ada yang berpendapat mengapa tidak meggunakan asap atau pantulan cahaya seperti sensor pada anime ecchi.

Kemudian ada juga netizen yang terheran-heran, dengan ditunjukkannya adegan pembantaian, namun malah hanya menyensor bagian bawah Titan, sedangkan Titan sendiri tidak memiliki laat reproduksi.

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Happy Sugar Life

Anime Happy Sugar Life, 4 Alasan Mengapa Disebut Disturbing

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, DKI Jakarta – Anime Happy Sugar Life merupakan anime yang rilis tahun 2018 yang mana dibalik visualnya yang colorfull disebut sebagai series disturbing. Menurut rangkuman dari penulis setelah mengikuti anime Happy Sugar Life terdapat empat alasan utama mengapa series ini cukup disturbing.

Mulai dari aksi pedofilia, manipulasi, kriminal dan KDRT, anime Happy Sugar Life adalah series gelap yang cukup kompleks. Happy Sugar Life adalah anime yang diproduksi oleh studio Ezόla, dengan total 12 episode.

Kisah anime Happy Sugar Life mengikuti seorang gadis SMA populer dan cantik, bernama Satou Matsuzaka. Karena parasnya itu juga mendapatkan banyak pengakuan cinta dari laki-laki disana, tapi semuanya ditolak oleh Satou.

Baca juga: 

Suatu hari ia akhirnya memahami arti cinta saat ia bertemu dengan anak kecil bernama Shio Kobe, dan kini keduanya tinggal bersama. Saat Satou bersama dengan Shio, ia merasa sangat nyaman dan menganggap itu adalah cinta.

Dan untuk menjaga hal itu, Satou melakukan apapun agar dirinya bisa terus merasakan ‘cinta’ itu meski artinya jika harus menjadi pembunuh.

Dari sinopsisnya saja sudah cukup dark kan? Berikut ini adalah empat alasan yang menjadikan anime Happy Sugar Life tontonan disturbing. Sebagai informasi, bahwa dalam artikel ini akan mengandung banyak spoiler dari anime Happy Sugar Life.

Aksi Penculikan dan Manipulasi

Anime Happy Sugar Life
Anime Happy Sugar Life

Seperti yang disinggung dalam sinopsisnya, dalam anime Happy Sugar Life Satou yang bertemu dengan Shio kini tinggal bersama.

Tahukan kamu jika sebenarnya yang dilakukan oleh Satou ini adalah bentuk dari aksi penculikan dan manipulasi.

Mengapa demikian? Setelah Shio ditinggal oleh ibunya, Satou menemukan Shio, mengajak ke rumahnya dengan dalih sembari menunggu ibunya kembali.

Tak hanya itu, dalam kesehariannya Satou memanipulasi Shio dengan kalimat seperti “tidak boleh keluar dari rumah karena berbahaya.”

Tentu saja berbahaya karena jika ditemukan ia akan ditangap dengan tuduhan penyekapan dan penculikan anak.

Satou ini menghujani Shio yang kurang kasih sayang dengan hal-hal manis hingga membuat Shio mulai melupakan hal penting seperti keluarganya.

Bahkan dalam akhir anime ditunjukan Shio yang punya Stockholm Syndrome dan membela Satou mati-matian saat ia bertemu dengan kakaknya, Asahi.

Anime Happy Sugar Life
Anime Happy Sugar Life Bibi Satou

Perlu penulis infokan juga bahwa sifatnya tersebut kemungkinan didapat karena ia diasuh oleh bibinya yang juga punya sifat abusif & manipulatif.

Karena hal tersbut, Satou juga jadi memiliki trauma dan tak bisa memahami apa itu cinta, hingga akhirnya punya presepsi salah akan cinta.

Anime Happy Sugar Life & Aksi Kriminal

Anime Happy Sugar Life
Anime Happy Sugar Life

Benar sekali, dalam perjalan untuk menjaga rahasia bahwa Shio tinggal bersamanya, Satou ini bahkan sampai membunuh orang. Dan orang tersebut tak lain adalah sahabatnya sendiri, selain itu ia juga memanfaatkan kecantikan dan ke-populeran dirinya.

Ia secara tidak langsung menggunakan fakta tersebut untuk membranding dirinya menjadi, “orang seperti Satou tak mungkin melakukan hal tersebut.”

Dalam pertengahan anime juga ditunjukan Satou yang hampir saja membunuh kakak dari Shio, yang tengah mencari adiknya tersebut.

Pedofilia & Pelecehan Seksual di Anime Happy Sugar Life

Anime Happy Sugar Life
Anime Happy Sugar Life Mitsuboshi Taiyou

Penulis belum menyebutnya, namun Shio dalam anime Happy Sugar Life adalah seorang anak perempuan yang kecil berusia sekitar 5-7 tahun.

Dari ini dapat disimpulkan bahwa ceritanya mengarah pada kasus pedofilia, ini tak hanya untuk Satou melainkan karakter lain yaitu Mitsuboshi Taiyou.

Pelecehan seksualnya dari mana? Jadi begini, Taiyou ini memiliki pekerjaan part time di caffe bersama dengan Satou.

Dan suatu hari ia melakukan kesalahan hingga ia dipanggil oleh manager caffe, malangnya si Taiyou ini lalu diperkosa dan di sekap oleh si manager. Ia diikat dan disekap dalam lemari di ruangan manager tersebut, hingga ia secara tak sengaja diselamatkan oleh Satou.

Baca juga: 

Karena kejadian tersebut membuatnya trauma berat akan wanita dewasa, hingga suatu hari ia menemukan selembar poster anak hilang bergambar Shio.

Melihat poster ini ia merasa seperti melihat dewi dan traumanya mulai membaik, ini awal mula ia mulai menjadi pedofilia dan terobsesi dengan Shio.

Kasus KDRT di Anime Happy Sugar Life

Anime Happy Sugar Life
Anime Happy Sugar Life Asahi

Satou menemukan Shio yang ditinggal ibunya, namun ini berawal dari kasus KDRT yang dilakukan ayahnya dalam keluarga tersebut. Kakaknya Asahi, tinggal dalam rumah, menahan ayahnya agar tak memukuli ibu serta Shio.

Pengorbanan Asahi ini berhasil membut ibu dan adiknya keluar dari rumah tersebut, namun diluar ibunya tak bisa bertahan hingga akhirnya bunuh diri. Setelah ditinggal ibunya itu, Shio bertemu dengan Satou dan tinggal bersamanya.

Itulah empat alasan logis mengapa anime Happy Sugar Life yang memberikan kesan manis justru memiliki cerita sangat disturbing.

The Eminence in Shadow Season 2

The Eminence in Shadow Season Tayang Perdana Oktober Ini

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, Ngawi – Serial anime The Eminence in Shadow Season 2 dikonfirmasi tayang perdana mulai Oktober 2023 dengan total 12 episode. Musim pertamanya sendiri telah tayang pada Oktober 2022 dan berakhir pada 15 Februari kemarin. Simak informasi selengkapnya di bawah ini:

Sinopsis The Eminence in Shadow

The Eminence in Shadow Season 2
Poster The Eminence in Shadow Season 2

The Eminence in Shadow atau yang dikenal dengan Kage no Jitsuryokusha ni Naritakute! ini merupakan serial adaptasi dari light novel karya Daisuke Aizawa yang terbit pada 2018 silam. Musim pertama anime ini mengisahkan tentang Minoru Kagenou, seorang siswa biasa yang terobsesi menjadi kuat dengan melakukan latihan berat. Sayangnya, dia meninggal tertabrak truk setelah melawan geng motor dan penjahat di malam hari. Dia kemudian terlahir kembali sebagai Cid Kagenou, seorang putra dari keluarga bangsawan. Di dunia sihir ini, Cid membuat sebuah organisasi bernama Shadow Garden, yang bertujuan untuk membasmi kultus Diablos. 

Sedangkan untuk musim keduanya akan menceritakan petualangan Cid dan Shadow Garden di Lawless City. Dia bertemu dengan para penguasa kota tersebut, yakni Juggernaut, Yukime dan Crimson. Keadaan menjadi lebih rumit ketika waktu kebangkitan Ratu Vampir semakin dekat. 

Baca Juga: 

Jadwal tayang, trailer, dan tambahan cast

Kadokawa secara resmi membagikan trailer kedua serta jadwal tayang untuk musim keduanya dalam acara siaran langsung “Kage Jitsu Fes” yang digelar pada Minggu, 28 Mei 2023,. Musim kedua anime ini dipastikan tayang mulai bulan Oktober 2023 dengan total 12 episode, lebih sedikit jika dibandingkan musim pertama yang berjumlah 20 episode.

Selain itu, dalam trailer di atas juga turut mengungkap beberapa karakter baru beserta pengisi suaranya, yaitu:

  • Tsuyoshi Koyama sebagai Juggernaut
  • Shizuka Itou sebagai Yukime
  • Tomokazu Sugita sebagai Crimson
  • Ai Kakuma sebagai Mary 

Baca Juga: 

Staf produksi

Beberapa staf utama akan kembali terlibat dalam pembuatan musim kedua ini. Kazuya Nakanishi bakal menyutradarai anime ini ini di Studio Nexus. Makoto Lino bertanggung jawab untuk mengadaptasi desain karakter original untuk animasinya. Sementara itu, Kanichi Katou berperan sebagai penulis naskah, dan Kenichiro Suehiro sebagai komposer musik.

Nah, Itulah informasi terbaru dari The Eminence in Shadow Season 2 yang direncanakan tayang pada bulan Oktober mendatang. Pantau terus informasi menarik lainnya di gamefnity.id. 

bleach

Bleach: Thousand-Year Blood War Part 2 Rilis Trailer Terbaru

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, PATI – “Thousand-Year Blood War Arc” merupakan salah satu arc terpanjang dan paling dinantikan dalam seri anime “Bleach.” Setelah penantian yang lama, para penggemar akhirnya mendapatkan kabar gembira: “Bleach: Thousand-Year Blood War” Part 2 akan segera tayang.

Bleach: Thousand-Year Blood War Part 2 Siap Tayang Sebentar Lagi

Melalui trailer yang dirilis di kanal Youtube Aniplex, “Bleach: Thousand-Year Blood War” Part 2 akan tayang perdana pada tanggal 8 Juli. Arc ini merupakan adaptasi langsung dari manga karya Tite Kubo yang sangat populer.

Trailer terbaru dari Bleach: Thousand-Year Blood War part 2 menunjukkan banyak sekali momen epic yang akan terjadi di animenya nanti. Dimulai dari bergabungnya Ishida Uryuu yang secara mengejutkan bergabung dengan pasukan Yhwach. Lalu ada beberapa kekuatan – kekuatan baru yang ditunjukkan oleh para shinigami Soul Society. Dan terakhir form baru dari sang tokoh utama, Kurosaki Ichigo.

Bagi para penggemar “Bleach,” part 2 dari “Thousand-Year Blood War” sangat ditunggu-tunggu karena arc ini menampilkan pertempuran epik antara para Shinigami dan pasukan Quincies. Cerita yang penuh dengan aksi, intrik, dan momen yang menggetarkan hati. Dengan part 2 yang tayang, penggemar akan dapat melanjutkan petualangan Ichigo Kurosaki dan rekan-rekannya dalam melawan ancaman yang semakin besar.

Baca Juga:

Masih Ditangani oleh Staff Yang Sama

Studio Pierrot, yang juga bertanggung jawab atas adaptasi anime sebelumnya, kembali mengambil alih produksi untuk “Bleach: Thousand-Year Blood War” Part 2. Para penggemar dapat berharap pada animasi yang memukau dan penggarapan yang setia terhadap sumber materi.

Sebagian besar pengisi suara dari seri anime sebelumnya tentunya akan kembali mengisi suara karakter-karakter yang ada di anime ini. Hal ini akan memberikan kontinuitas dan keselarasan dalam pengalaman menonton.

Pengumuman tentang tanggal tayang part 2 ini telah memicu antusiasme tinggi di kalangan penggemar “Bleach” di seluruh dunia. Di masa-masa mendatang, dapat diharapkan bahwa trailer dan promosi lebih lanjut akan dirilis untuk semakin membangkitkan semangat para penggemar.

Baca Juga:

Sebagai adaptasi dari arc yang sangat diantisipasi dalam seri manga, “Bleach: Thousand-Year Blood War” Part 2 menjanjikan pertempuran yang spektakuler, perkembangan karakter yang menarik, dan kejutan-kejutan menegangkan. Dengan tanggal tayang yang semakin dekat, para penggemar dapat bersiap untuk menyaksikan kelanjutan dari petualangan “Bleach” yang telah lama dinantikan.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk menonton Bleach: Thousand-Year Blood War part 2? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

Adaptasi Live Action Low Budget Higurashi no Naku

Adaptasi Live-Action Low Budget Higurashi no Naku

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Tank Top Shotai yang merupakan grup indie baru-baru ini menjadi viral setelah memproduksi versi live-action dari anime berjudul Higurashi no Naku Koro ni atau dalam bahasa Inggris Higurashi: When They Cry low budget.

Adaptasi Live-Action Low Budget Higurashi no Naku

Dalam video tersebut dapat dilihat bahwa para pemerannya, atau setidaknya peduli untuk menampilkan cosplay yang bagus, meski dengan adegan di mana mereka bermain kartu diganti dengan permainan kartu Yu-Gi-Oh!. Tampil dengan sedikit perubahan, tetapi ceritanya benar-benar telah kehilangan makna ketika mencapai bagian klimaks plot dan terungkap bahwa itu adalah seri parodi.

Adaptasi Live Action Low Budget Higurashi no Naku

Adaptasi Live Action Low Budget Hiurashi no Naku

Versi live-action ini menjadi sangat populer hingga 07th Expansion bahkan sampai merekomendasikannya melalui akun Twitter mereka. Jika kalian tidak tahu namanya, ini adalah grup independen yang berspesialisasi dalam seri novel visual yang bertanggung jawab untuk membuat semua konten original Higurashi no Naku Koro ni. Pemirsa mungkin juga tidak asing dengan nama founder-nya Ryukishi07 yang cukup panas terlibat dalam produksi animasi terbaru franchise anime ini.

Banyak komentar dari netizen yang bertebaran. Komentar yang dipenuhi dengan isian komentar yang cukup positif. Salah satunya ada netizen yang berkomentar jika sangat mengherankan mengetahui jika LA ini dikaui secara resmi.

Baca Juga : One Piece Live-Action Tidak akan Tayang Hingga Author Puas

Sinopsis Higurashi no Naku Koro ni

Suatu hari pada musim panas yang hangat yang bertepatan dengan tahun 1983, ada siswa pindahan bernama Maebara Keiichi yang tiba di kota pedesaan yang damai di Hinamizawa. Di sana dirinya berteman dengan teman sekelasnya Rena, Mion, Rika, dan Satoko.

Dirinya diterima sebagai anggota resmi sebuah klub, Keiichi dan geng cukup terlibat dalam berbagai aktivitas seperti permainan kartu dan papan, serta petak umpet. Tapi ketika Keiichi mulai terbiasa dengan kehidupan pedesaan, dirinya pada akhirnya menemukan cerita kelam di balik desa tempat tinggalnya, Hinamizawa. Saat Keiichi mengungkap misteri kelam ini pada akhirnya dia akan menemukan bahwa teman barunya ini sedikit mungkin tidak seperti apa yang Keichi lihat sebelumnya.

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Demon Slayer Dikabarkan akan Miliki cerita yang Gelap

Demon Slayer Dikabarkan akan Miliki cerita yang Gelap

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Demon Slayer  Seasons 3 yang sedang dalam masa aired jelas merupakan salah satu seri paling populer di musim Semi 2023 yang berlangsung dari April sampai Juni. Untuk alasan kali ini, fans ingat ketika platform MANGA Plus Shueisha melakukan sesi wawancara dengan Tatsuhiko Katayama yang merupakan pemimpin redaksi manga aslinya dan mengomentari ide pertama untuk karya Koyoharu Gotouge yang mengeksplorasi jauh lebih gelap seperti yang kita semua tahu.

Dalam sebuah wawancara terkait dari serial Kimetsu no Yaiba atau Demon Slayer ini, Tatsuhiko Katayama ditanya mengenai arah dari proses serialisasi Demon Slayer. Tatsuhiko jelaskan mengenai dimana Gotouge-sensei akan membuat serial baru berjudul Haeniwa no Zigzag yang sebelumnya gagal dibuat selesai.

Baca Juga:

Kesepakatan yang Membuat Demon Slayer miliki Cerita yang Kelam

Tatsuhiko juga sempat merasa bingung mengenai bagaimana cara maksimalkan gaya dan bakat dari mangaka Demon Slayer ini. Kemudian sampai pada kesimpulan dimana topik yang mudah dimengerti adalah arah yang terbaik.

Demon Slayer Dikabarkan akan Miliki cerita yang Gelap

Pada saat itu mereka memutuskan untuk menggunakan stage yang telah disetting di K Gari Gari, dimana pondasinya sudah diletakkan, dan konsep pedang dan iblis yang kini tidak perlu kembali dijelaskan.

Dikarenakan kesepakatan ini, Tatsuhiko dan Gotouge-sensei akhirnya membuat skrip berdasarkan K Gari Gari dan kemudian dikenal dengan Kisatsu no Nagare. Sayangnya, karena nada yang terdengar serius, kurang keleluasaan dalam manga, dan cerita yang kelam dan gelap ini, dirinya gagal untuk dapatkan persetujuan serialisasi. Dan begitulah mengapa Tanjiro dan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba tercipta.

Seharunya Kisatsu no Yaiba, bukan Kimetsu no Yaiba

Awalnya sendiri seri ini akan berjudul Kisatsu no Yaiba, namun karena Kisatsu sedikit terdengar kasar dan kuat yang berarti membunuh, maka diubah menjadi Kimetsu yang lebih sedikit lega dengan artian binasa.

Demon Slayer Dikabarkan akan Miliki cerita yang Gelap

Sebenarnya tidak ada yang mengatakan kata Kimetsu. Kata Goutoge-sensei sendiri akan menarik jika judulnya disingkat seperti Kimetsu. Mudah di ucapkan namun punya kualitas yang tidak biasa, dan dari sinilah judul Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba tercipta. Untuk Yaiba sendiri ternyata bukan bermaksud sebuah pedang biasa, namun sebuah pedang Jepang

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.