GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Nintendo PlayStation, mendengar kedua kata tersebut digabungkan sudah terasa aneh. Dua kubu yang saat ini bersaing untuk mendominasi pasar konsol pernah bekerjasama dalam pembuatan sebuah konsol. Kalau dipikir-pikir memang hal tersebut hampir tidak mungkin terjadi, namun pada kenyataannya, hal tersebut nyata adanya.

Prototip Nintendo PlayStation | Wikipedia
Prototip dari Nintendo PlayStation | Wikipedia

Super Nintendo Entertainment System CD-ROM” atau juga disebut “Super Family Computer CD-ROM” merupakan nama rencana asli dari konsol ini.

Sebenarnya SNES CD-ROM ini mempunyai potensi yang sangat besar di pasaran. Namun, adanya beberapa hal membuat kerjasama tersebut malah menghasilkan duo maut penguasa pasar konsol rumahan.

Sejarah Awal Kerjasama Nintendo PlayStation

Kisah ini dimulai dari berminatnya bapak PlayStation, yaitu Ken Kutaragi untuk terjun ke dalam dunia game setelah melihat putrinya bermain Famicom atau NES di rumah.

Singkat cerita, Ken Kutaragi yang waktu itu sudah bekerja di Sony berhasil menggaet Nintendo untuk bekerjasama dengan mereka. Kontrak tersebut ditandatangani pada 1988 dan sejak tahun itu pula Nintendo PlayStation dikembangkan.

Alasan Nintendo menyetujui hal tersebut adalah pengembangan dari konsol mereka yang pada waktu itu masih menggunakan kartrid. Sementara itu Sony menawarkan produk prototip konsol Nintendo yang dapat menggunakan CD-ROM untuk bermain game SNES.

Lalu apa kelebihan CD-ROM sehingga Nintendo berminat? Banyak, mulai dari lebih banyak data yang dapat dimuat, proses pemuatan data dan berkas yang lebih cepat, serta lebih multifungsi dibandingkan kartrid. Pembuktiannya adalah nanti ketika Sony PlayStation sepenuhnya rilis, namun itu dapat dibahas nanti.

Awal dari Perpecahan dalam Pengembangan Nintendo PlayStation

Dalam kontrak yang telah ditandatangani, disebutkan bahwa teknologi Super Disc dalam Nintendo PlayStation akan dimiliki oleh Sony sepenuhnya. Hal ini membuat Nintendo hampir tidak punya pengaruh sama sekali dalam pengembangan perangkat lunak dan hasilnya.

Pada saat itu presiden Nintendo, Hiroshi Yamauchi, menganggap bahwa langkah Sony sudah keterlaluan.  Ia langsung menghubungi menantunya, Minoru Arakawa, yang menjabat sebagai Presiden Nintendo Amerika dan seorang eksekutif bernama Howard Lincoln. Hiroshi meminta kedua orang tersebut untuk pergi ke Belanda dan bernegosiasi dengan Philips untuk menyediakan add-on CD-ROM untuk SNES.

Tujuan utama dari Nintendo adalah untuk mengeluarkan Sony dari proyek ini dan menggantinya dengan Philips yang pada saat itu merupakan salah satu rival Sony dalam pengembangan CD-ROM.

Singkat cerita negosiasi Nintendo-Philips berhasil mencapai kesepakatan.

Pada Juni 1991, Sony mengumumkan bahwa mereka akan segera merilis konsol SNES yang sudah mendukung port CD-ROM pada acara Consumer Electronic Show. Namun, keesokan harinya setelah acara tersebut, Nintendo mengumumkan bahwa mereka telah bekerjasama dengan Philips untuk pengembangan port CD-ROM pada SNES.

Baca Juga: Review Just Cause 2: Map Cantik di Game Lawas

Fun fact: Ada juga yang mengatakan bahwa keretakan hubungan Sony-Nintendo disebabkan oleh perbedaan arah pengembangan. Sony ingin konsol yang dibuatnya ini menjadi sebuah gaming beast yang mengusung konsep 3D yang revolusioner. Sementara itu Nintendo ingin konsolnya lebih family friendly dan tidak mengusung konsep 3D. Hingga saat ini kedua arah pengembangan tersebut masih terasa di konsol masing-masing kubu.

Aftermath

Setelah pengumuman tersebut, Sony tentu saja kecewa dengan keputusan Nintendo yang malah bekerjasama dengan Philips. Akhirnya Sony menghentikan pengembangan konsol Nintendo PlayStation pada 1992 dan memilih fokus untuk mengembangkan konsol sendiri dengan judul Sony PlayStation.

Hasilnya merupakan sebuah sejarah. Nintendo pada akhirnya kedatangan rival baru yaitu PlayStation untuk menghadapi Nintendo64. Namun, pada saat itu, PlayStation sebagai konsol debutant dapat menguasai pasar dan mengalahkan Nintendo64.

Hasil dari pengkhianatan Nintendo berbuah manis bagi Sony, karena sejak saat itu nama PlayStation menjadi terkenal dan bertahan hingga saat ini. Sementara itu Nintendo harus puas dengan dominasi konsol handheld miliknya dan mengakui kekalahannya di bidang konsol rumahan.

Baca Juga: Jepang dan Kontribusinya dalam Industri Game

Oh ya, mau tahu hasil dari kerjasama Nintendo-Philips? Singkatnya, kerjasama tersebut tidak menghasilkan perangkat add-on yang diminta oleh Nintendo. Setidaknya, Philips berhasil membuat port game Nintendo ke CD-i multimedia device milik mereka.

Namun pada akhirnya Nintendo membatalkan pengembangan add-on CD-ROM untuk SNES itu karena SEGA-CD yang merupakan add-on CD-ROM untuk Sega Genesis tidak diterima dengan baik oleh pelanggan.

Pada tahun 1996, Nintendo merilis Nintendo64 yang masih menggunakan kartrid untuk bersaing dengan Sony PlayStation yang sudah menggunakan C

GAMEFINITY.ID, Bandung – Netflix masih serius dalam mewujudkan ambisinya mengembangkan layanan game-nya. Mereka berencana untuk menggandakan jumlah game dalam katalognya sebelum akhir tahun ini. Bahkan, beberapa di antaranya sudah diumumkan dalam acara Netflix Geeked Week: Gaming pada Juni lalu.

Meski upaya Netflix untuk semakin serius berkomitmen dalam layanan game-nya, banyak dari pelanggannya telah dikabarkan belum pernah mencoba satupun judul game yang ditawarkan.

Mengejutkan! Hanya 1% Dari Pelanggan yang Menikmati Layanan Game Netflix!

Menurut laporan dari CNBC yang bersumber dari Apptopia, hanya 1,7 juta pelanggan yang aktif bermain di layanan game di Netflix. Dari total 221 juta pelanggannya, angka tersebut hanya mewakili 1 persen. Semua judul game di Netflix telah diunduh sebanyak total 23,3 juta kali, sama dengan 10 persen dari total pelanggannya. Tetapi angka total pengunduhan judul game itu tampaknya masih belum cukup.

Padahal Netflix sendiri telah serius menjadikan layanan game-nya sebagai bagian dari strategi untuk menarik kembali pelanggannya. Pada Juli lalu, Netflix telah kehilangan hampir satu juta pelanggannya. Angka ini jauh naik dari April lalu saat Netflix kehilangan 200 ribu pelanggannya.

Netflix sendiri bertujuan untuk menghadirkan total 50 judul game di layanannya sebelum akhir tahun ini. Mereka juga mengakui saingan terberat dalam urusan game adalah Epic Games dan TikTok.

Baca juga: Netflix Gaet Microsoft Beri Opsi Berlangganan dengan Iklan

Judul Game yang Telah Hadir dan Akan Datang

Netflix Games feature
Layanan gaming telah hadir di Netflix sejak November 2021

Netflix pertama kali meluncurkan layanan game-nya pada November lalu dengan lima judul, yaitu Stranger Things: The Game, Stranger Things 3: The Game, Card Blast, Teeter Up, and Shooting Hoops. Saat ini, Netflix memiliki 25 judul game yang tersedia untuk diunduh di iOS dan Android.

Salah satu judul game yang mencuri perhatian adalah game strategy Into the Breach dari Subset Games. Into the Breach sendiri pertama kali rilis pada Februari 2018 di PC dan juga memenangkan Best Strategy Game di The Game Awards 2018. Game itu kemudian dirilis di Netflix pada Juli lalu.

Berbagai judul game yang akan datang sebelumnya telah diumumkan dalam acara Netflix Geeked Week: Gaming. Beberapa di antaranya adalah game adaptasi dari serial original Netflix seperti The Queen’s Gambit, Shadow & Bone, dan Too Hot to Handle. Judul game lain juga akan hadir seperti Desta: The Memories Within, Terra Nil dan Raji: An Ancient Epic.

Meski hal ini dikatakan ambisius bagi Netflix, masih belum pasti apakah Netflix akan sukses dengan layanan gaming-nya kelak, terutama saat akhir tahun mendatang. Sementara itu, Netflix sedang bekerja sama dengan Microsoft untuk menghadirkan paket berlangganan dengan iklan demi menarik kembali pelanggannya. Hasil dari upaya Netflix tentunya akan menarik untuk disaksikan.

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Gravity Game Arise Co., Ltd. (Lokasi: Chuo-ku, Tokyo) telah merilis judul game terbarunya yang berjudul “Arctictopia” di platform Steam sebagai salah satu proyek “GRAVITY INDIE GAMES” yang bertujuan untuk menemukan dan menyebarkan permata game Indie yang berasal dari penjuru dunia untuk dirilis di market global.

Arctictopia

Arctictopia

Arctictopia adalah permainan puzzle yang mengangkat kisah tentang keluarga beruang kutub yang hidup di lautan es Arktik. Cari tahu rute induk beruang kutub dalam mengarungi aliran lautan es untuk menyelamatkan anak-anaknya.

Arctictopia

Setiap kali Anda memindahkan induk beruang kutub, es di bawahnya akan mencair dengan cepat, jadi lompatlah ke bongkahan es berikutnya dan raih anak beruang itu sebelum benar-benar mencair. Gim ini memiliki total 150 level. Tidak ada batasan waktu, jadi jelajahi rute dengan hati-hati dan bergerak di aliran lautan es. Dunia Arktik yang unik dan mempesona dijalin dengan ilustrasi lucu seperti buku gambar yang digambar tangan. Tidak hanya keluarga beruang kutub, tetapi juga anjing laut, burung laut, dan hewan lainnya juga dapat ditemukan. Ini adalah permainan yang dimaksudkan untuk bersantai dan menenangkan jiwa Anda setelah hari yang panjang..

Dikembangkan oleh pengembang indie yang berbasis di Taiwan, Gamtropy, Gravity Game Arise memperoleh hak penerbitan dan merilisnya secara global di Steam. *Tidak tersedia di beberapa negara

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Selasa (9/8), Zepetto resmi meluncurkan map Old Dock untuk game Point Blank. Map baru ini bisa dijajal mulai 9 Agustus 2022. Para pemain akan diberikan misi khusus saat berlaga di peta yang bernuansa layaknya dermaga kuno ini. Setelah bermain selama dua jam di map Old Dock, semua pengguna bisa mendapatkan reward menarik berupa PB Premium Mask & PB Basic Mask 3D Bahkan pemain juga berkesempatan mendapatkan Skull Black Beret 90D jika berhasil menyelesaikan Old Dock Mission Card dalam kurun waktu satu minggu. Reward berupa Exp & Point 100% Up juga akan diberikan bagi Troopers yang bermain di map Old Dock selama seminggu, mulai dari 9 hingga 15 Agustus 2022.

Selain peluncuran map baru, menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, akan ada Promo Spesial Kotak Merdeka di game Point Blank. Promo ini menawarkan harga spesial untuk pembelian random box hanya seharga 777 PB Cash saja. Dengan membeli random box ini, Troopers berkesempatan mendapatkan empat item spesial seperti Skull Baret, QC Weapons, QC Magazines, Ammo Hollow Points dan item lainnya hingga durasi 30 hari. Item-item tersebut dikenal sebagai item yang paling diburu oleh para pemain Point Blank. Promo ini berlangsung selama empat hari pada tanggal 9 – 12 Agustus 2022.

Kepada pemain setia Point Blank, Zepetto juga akan memberikan hadiah weapon MP7 Gold secara cuma-cuma. Senjata model sub machine gun tersebut bisa didapatkan Troopers secara gratis setelah melakukan Top Up selama periode waktu 9-15 Agustus 2022. Senjata ini juga menjadi salah satu favorit Troopers pada masanya karena memiliki fire speed yang tinggi dan akurasi yang cukup baik. Pada update kali ini, MP7 Gold hadir untuk membangkitkan kembali nostalgia para pemain. Dengan spesifikasi yang lebih baik, Troopers tidak akan menemui kesulitan berarti dalam mengarahkan peluru ke arah musuh.

GAMEFINITY.ID, Jakarta MyRepublic sebagai Internet Service Provider (ISP) berkualitas di Indonesia dalam layanan Internet dan TV Kabel, tak berhenti memberikan pengalaman yang terbaik untuk pelanggan. Khusus untuk para gamers, MyRepublic luncurkan produk terbarunya MyGamer 250 Mbps. Produk ini di-bundle secara lengkap dengan benefit yang sangat menguntungkan bagi pelanggannya.

Dengan kecepatan 250 Mbps, pelanggan sudah mendapatkan kecepatan upload : download yang simetris 1:1, tentunya 100% unlimited tanpa batasan kuota. Produk ini juga didukung dengan optimasi koneksi jaringan berupa Custom Routing dan Direct Peering ke server-server game populer untuk menjamin latency game yang kecil sehingga memberikan koneksi yang lebih cepat dan instan ketika bermain game online. Selain itu, untuk melengkapi gaming experience yang lebih handal product ini juga dilengkapi dengan IP Public Static agar kestabilan jaringan selalu terjaga.

Chief Executive Officer MyRepublic, Timotius Max Sulaiman menjelaskan, “MyRepublic tak hanya memberikan kecepatan hampir dua kali dari sebelumnya menjadi 250 Mbps, tetapi juga memberikan benefit yang menguntungkan bagi pelanggan khususnya gamer yaitu setiap pelanggan akan mendapatkan voucher game setiap bulannya berupa voucher UniPin Credits. MyRepublic berharap dapat memanjakan pelanggan gamers dengan latency yang kecil, koneksi yang stabil, kecepatan internet terbaik dan voucher yang menguntungkan.”

MyRepublic bekerjasama dengan UniPin dalam memberikan benefit voucher game bagi pelanggan. Voucher UniPin Credits ini bertujuan agar pelanggan dapat dengan bebas menggunakan credit sesuai dengan game online yang dimainkan. UniPin merupakan platform karya anak bangsa yang sudah satu dekade terbukti sebagai penyedia layanan top-up voucher game dan digital product yang mudah, cepat, dan aman.

Baca juga: Hero Mobile Legends Terinspirasi Pahlawan di Dunia Nyata

Mengingat customer experience merupakan fokus MyRepublic, dengan adanya produk MyGamer ini diharapkan dapat mewujudkan pengalaman berinternet tanpa lagging. Terbukti, MyRepublic telah menjadi provider internet dengan latency terendah menurut speedtest.net Indonesia yang akan mendukung kenyamanan pelanggan.

Bagi pelanggan yang ingin berlangganan produk terbaru MyRepublic, dapat menghubungi Call Center MyRepublic di 1500818, Whatsapp Maira (08891500818), atau mengakses Official Website di myrepublic.co.id untuk informasi lebih lengkapnya.

GAMEFINITY.ID, JAKARTA – di antara lima role yang tersedia pada game MOBA (Mobile Battle Arena), role Jungler atau Carry merupakan role yang sangat penting atau krusial dalam pertandingan 5 vs 5 ini, role ini juga menjadi penentu kemenangan  selain penguasaan baik mikro maupun makro. Seperti yang diungkapkan oleh pemain DOTA 2 Fear kalau Carry menjadi role tersulit saat ini.

Tak hanya sebatas pada DOTA 2 saja seperti yang dimainkan oleh pemenang The International tersebut, game MOBA lainnya seperti Mobile Legends, Arena of Valor, maupun League of legend juga demikian. Umumnya role Carry dikuasai oleh Assassin dan marksman karena HP yang dimilikinya sangat kecil tapi memberikan output damage yang sangat besar. Lantas, apa yang membuat jungler menjadi role yang sangat sulit untuk dikuasai seperti yang dikatakan oleh Fear tersebut?

Seorang Jungler Atau Carry Yang Baik Butuh Tanggungjawab Yang Sangat Besar Selama Match Berlangsung

Hero Carry Ling
Ling, salah satu role jungler pada game Mobile Legends Bang – Bang

Karena role Carry merupakan role kunci dalam pertandingan, seorang Carry yang baik diwajibkan untuk mengambil berbagai keputusan selama permainan tersebut berlangsung. Kapan harus menyerang musuh, merebut jungle musuh, mencuri lord, dan sebagainya. Sebisanya menghindari feeding atau blunder atau nantinya akan berakibat fatal, itu kenapa Carry butuh tanggungjawab yang begitu besar.

Fear pun melanjutkan, ketika dirinya berganti role menjadi Offlaner ia merasa lebih lega karena gameplay yang dibawakannya juga jauh lebih mudah tanpa harus berfikir banyak cara ketika dirinya saat menjadi Core atau Carry.

“Jadi Sejauh Ini Carry jadi role tersulit yang pernah dimainkan hari ini. Berbeda kalau jadi offlaner yang nggak terlalu banyak mikir. Maka dari itu Sebelumnya kamu harus mempertimbangkan terlebih dahulu matang–matang keputusan tersebut. Karena sekali kamu bikin kesalahan sedikit saja bakal berakibat fatal, kamu nggak akan berguna pada saat late game.  “

Simak tips bermain Core lainnya agar GG:

Jadi seperti itu alasan mengapa Carry atau Jungler menjadi role tersulit dalam MOBA saat ini, namun yang terlihat di lapangan sangat banyak pemain yang memaksakan dirinya untuk menjadi seorang core akan tetapi mereka terkadang melakukan feed yang berujung pada kekalahan tim.

Update terus informasi terkait game, review game dan gaming gears di Gamefinity. Selain 0itu, nikmati juga kemudahan dalam top up dan pembelian voucher game di Gamefinity.id