fbpx

5 Video Game yang Sudah Diumumkan Namun Tidak Ada Kabar dan Menghilang Begitu Saja

Share artikel:

Bagaimana perasaan kalian jika sudah lama menunggu game yang akan rilis tapi malah game tersebut menghilang tanpa kabar? Yah begitulah rumitnya pengembangan sebuah game saat ini. Ditambah lagi Developer ingin bersaing agar para peminat nya tetap setia, padahal sebagian game tersebut pun belum cukup siap untuk dimainkan.

Nah dari sekian banyak game-game yang telah dipublish namun tidak sampai rilis ini. Tim Gamefinity merangkum 5 Video Game yang Sudah Diumumkan Namun Tidak Ada Kabar dan Menghilang Begitu Saja. Simak kelanjutannya :

  • Dead Island 2

Pertama kali Diumumkan Di E3 tahun 2014 dengan trailer yang sangat menarik seperti game pertamanya. Namun sayangnya setelah trailer tersebut ditonton, game zombie tersebut tidak ada progres. Developer asli dari Dead Island, Techland, telah berpaling ke proyek lain yaitu Dying Light. Kemudian Yager mengambil pengembangan sekuel tersebut. Namun setelah itu Yager pun ditarik dari proyek dan digantikan Sumo Digital. Tahun 2019 Sumo Digital di gantikan Dambuster Studios dan hingga saat ini belum ada kejelasan.

  • Deep Down

Pada saat PS4 akan diluncurkan, seharusnya Deep Down menjadi salah satu yang akan mengisi game konsol tersebut. Setelah trailer perdana yang memperlihatkan dungeon crawling, game dari Capcom ini tiba-tiba tidak ada kabar. 7 tahun berlalu, PS 5 sudah rilis, namun game Deep Down belum juga rilis hingga fans pun sudah yakin game tersebut tidak akan rilis. Yoshinori Ono sebagai produser, pada tahun 2019 mengatakan bahwa pengembang game tersebut telah tidak ada. Meskipun begitu ia masih meyakinkan para gamer bahwa tekadnya untuk meluncurkan deep down masih ada.

  • Beyond Good and Evil 2

Pengumuman Sekuel Beyond Good and Evil 2 diperlihatkan pertama kali pada tahun 2008 dengan game akan usung direksi yang lebih bagus dari yang pertama. Namun ternyata sepanjang generasi X360/PS3, game tersebut tidak mengalami progres. Setelah tidak ada kejelasan selama 9 tahun, game tersebut diumumkan kembali oleh Michael Ancel lewat E3 tahun 2017. Kini game tersebut terlihat sangat berbeda hingga mendukung eksplorasi luar angkasa layaknya Star Citizen dan No Man’s Sky. Setelah pengumuman tersebut, 3 tahun sudah tidak ada kejelasan lagi. Malah dikabarkan Michael Ancel hengkang dari studio game.

  • Skull and Bones

Siapa yang tidak tahu Assassin’s Creed 4 dan pertarungan kapalnya. Ubisoft mencoba membuat cerita berbeda dengan game multiplayer kompetitif skala besar dilengkapi campaign cerita. Masalahnya adalah mekanik tersebut sudah menjadi tradisi di seri Assassin’s Creed. Dari tahun 2017 yang pertama kali diumumkan Skull Bones, hingga tahun 2019 game tersebut benar-benar telah hilang. Begitu pula dengan Ubisoft Singapura yang tidak membagikan update terbarunya. Kemungkinan game ini mengalami reboot besar-besaran atau malah benar-benar dibatalkan. 

  • Wild

Game yang juga ciptaan Michael Ancel. Game ini seharusnya menjadi game eksklusif PS4, sampai-sampai Ancel sendiri harus membentuk studio baru diluar Ubisoft. Setelah diumumkan di gamescom 2014, game pun tidak memberi kabar yang jelas kecuali konsep art yang dinilai kurang memberi gambaran game ini. Tahun 2017 Ancel mengatakan akan eksistensi terakhir game tersebut dan sebaliknya mengumumkan berita baru tentang beyond good and evil 2, yang gamers menganggap dia telah beralih fokus. 

Nah begitulah sobat yang bisa tim Gamefinity bahas tentang 5 Video Game yang Sudah Diumumkan Namun Tidak Ada Kabar dan Menghilang Begitu Saja. Menyedihkan bukan? tapi meskipun begitu, kita harus tetap memberi penghargaan kepada mereka yang gigih menciptakan game-game baru hingga akhirnya bisa kita mainkan. Kalau sobat tertarik dengan berita-berita seputar game lainnya, silahkan sobat baca di artikel Gamefinity lainnya ya.

Kisah Bruno, Kapten Eruditio Rangers Mobile Legends

Share artikel:

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Mobile Legends, sebuah dunia yang dipenuhi dengan karakter unik dan kisah-kisah menakjubkan. Salah satu karakter yang penuh inspirasi adalah Bruno, kapten dari Eruditio Rangers dan seorang bintang sepak bola. Mari kita telusuri kisah Bruno yang penuh liku-liku ini.

Kisah Bruno Anak dari Desa Agelta Drylands

Kisah Bruno

Bruno lahir dan dibesarkan di Desa Agelta Drylands, di mana kehidupan masyarakatnya dipenuhi dengan kemiskinan. Namun, kehidupan sulit itu menjadi pemicu keinginannya untuk meraih kebebasan.

Bruno bergabung dengan karavan setelah mencapai usia yang tepat, bermimpi untuk melihat dunia. Namun, takdir berkata lain, kecelakaan tragis merampas kakinya dan kebebasannya.

Beruntung, saat karavan melewati Eruditio, Bruno diberi kesempatan kedua. Meskipun penuh risiko, Bruno tergerak oleh gairah kota tersebut dan memutuskan untuk mengambil kesempatan itu.

Hasilnya sungguh mengagumkan; bukan hanya Bruno mendapatkan kembali kakinya, tapi sekarang ia lebih cepat daripada sebelumnya. Alih-alih melanjutkan perjalanannya, ia memutuskan untuk tinggal di Eruditio dan menjadi pelindungnya.

Baca juga:

Bruno Sang Kapten Eruditio Rangers – Kisah Bruno

Bruno Vanguard Elite

Sebagai kapten Eruditio Rangers, Bruno sibuk dengan tugasnya, tetapi ia selalu menyempatkan waktu untuk bermain sepak bola dengan anak-anak di pasar. Selalu ceria dan antusias, Bruno menjadi idola bagi anak-anak tersebut.

Mereka suka mendengarkan kisah-kisah Bruno tentang masa lalunya dan bagaimana ia menjadi ahli sepak bola.

Setiap kisah Bruno dimulai dengan kutipan dari lagu anak-anak:

“Jika kau belum merasakan setiap butir pasir di bawah kakimu, maka kau belum merasakan kebebasan sejati.”

Lagu ini populer di Agelta Drylands, dan Bruno menghafalnya sejak kecil. Lagu ini membentuk pribadi Bruno, yang berniat menjelajahi setiap sudut Land of Dawn dengan kedua kakinya, menyentuh setiap butir pasir, dan menemukan kebebasan sejati.

Tragedi yang Mengubah Hidup Bruno

Bruno Street Football

Bruno bekerja di karavan milik sahabat lamanya, Thiago, yang melakukan perjalanan antara Agelta dan Kekaisaran Moniyan.

Meski pekerjaan itu berat, Bruno menikmatinya karena eksitasi perjalanan melebihi kesulitan yang dihadapinya. Namun, nasib buruk menimpanya saat karavan berhenti di Firewind Valley.

Dalam sebuah kecelakaan tragis, Bruno mengorbankan kakinya untuk menyelamatkan Thiago. Meskipun hidupnya diselamatkan, ia tidak dapat berjalan lagi.

Karavan pemiliknya tergerak oleh keberanian Bruno dan memutuskan untuk membiarkannya tetap bersama karavan sebagai tanda terima kasih.

Pemberian Kesempatan Kedua di Eruditio

Bruno The Falcon

Suatu hari, karavan berhenti di Eruditio, di mana Bruno bertemu dengan seorang peneliti robotik terkemuka. Sang peneliti tertarik pada kisah Bruno dan menawarkan kesempatan untuk menguji prototipe prostetik berbasis teknologi Starlium. Meskipun eksperimental, Bruno setuju untuk menjadi subjek uji coba.

Setelah operasi yang berhasil, Bruno berdiri untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Meski tidak bisa berlari seperti dulu, tekadnya untuk melindungi Eruditio semakin membara. Ia memutuskan untuk tinggal di kota tersebut dan menjaga segala sesuatu yang diwakilinya.

Pesan Inspiratif dari Bruno

Bruno Firebolt

Kisah Bruno mengajarkan kita tentang keberanian, ketekunan, dan makna sejati kebebasan. Seperti kata Bruno sendiri, “Jika kau belum merasakan setiap butir pasir di bawah kakimu, maka kau belum merasakan kebebasan sejati.”

Bruno menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menghadapi tantangan dan mengikuti impian kita, sekaligus menjadi pelindung bagi kota yang dicintainya, Eruditio.

Baca juga:

Demikian pembahasan Kisah Bruno, Kapten Eruditio Rangers Mobile Legends. Ikuti akun resmi Gamefinity di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan informasi terupdate. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.