Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Rangkaian turnamen liga eSports Free Fire Red Bull Gold League telah berakhir dan menemukan juaranya. EVOS ESPORTS berhasil tampil mengesankan dan menjadi juara pada ajang Grand Final Red Bull Gold League yang berlangsung pada tanggal 20-21 November 2020, serta berhak atas hadiah utama sebesar Rp100.000.000,-. Tim yang beranggotakan Saeful Muharrom, Abu Sofiyan, Muhammad Afaiq, Regi Pratama, dan Riki Wando mampu mengungguli 11 tim lawan dengan perolehan 302 total poin dan 2 Booyah! dalam 12 ronde. Merangkum kemeriahan ajang turnamen Free Fire, Red Bull Gold League telah mencatatkan jumlah penonton terbanyak pada Grand Final Day 2 dengan 732,267 viewers menonton secara langsung jalannya pertandingan, serta akumulasi seluruh penonton di sepanjang jalannya turnamen yang mencapai 3,403,592 viewers di platform live-stream resmi YouTube Red Bull Nation.

“Selamat kepada EVOS ESPORTS yang berhasil keluar menjadi juara utama dari Red Bull Gold League. Selama hampir satu bulan Red Bull Gold League telah menghadirkan pertandingan Free Fire paling kompetitif di Indonesia. Kami bangga dan senang atas pencapaian setiap tim yang sudah menghidupkan semangat #EmpowerYourPassion. Banyak #GoldenMoment yang sudah tercipta selama pertandingan mulai dari babak Regular Season hingga puncak acara di babak Grand Final. Berakhirnya Red Bull Gold League telah menambah catatan positif kami dalam upaya mendukung dan menyediakan platform untuk mengasah keterampilan talenta eSports Indonesia hingga menjadi yang terbaik.” ujar Syita Ayuningtyas sebagai Marketing Manager Red Bull Gold.

“Selamat kepada EVOS ESPORTS dan terima kasih banyak kepada seluruh 18 tim partisipan yang sudah berjuang menampilkan keterampilan dan skill eSports terbaik tanah air melalui Red Bull Gold League. Kami telah melihat betapa dinamis dan tingginya level kompetisi yang dibawakan seluruh tim untuk saling mengejar posisi di papan klasemen. Tentunya kami berharap dengan adanya Red Bull Gold League ini dapat mengembangkan komunitas Free Fire menjadi semakin besar dan solid lagi di Indonesia. Selain itu, kami juga berharap Red Bull Gold League dan turnamen eSports lain mendatang dapat menjadi contoh ideal adanya kesempatan bagi anak bangsa untuk membangun mental sportif dan positif anak bangsa di era digital saat ini.” ujar Wijaya Nugroho sebagai Business Development & Esports Manager Garena.

Perjalanan Red Bull Gold League dimulai dari babak Regular Season pada tanggal 30 Oktober dimana 18 tim bertanding selama dua minggu memperebutkan 4 slot menuju babak Grand Final dan 12 tim tersisa bertanding selama dua hari berturut-turut mengerucutkan 8 tim dengan perolehan terbaik bertanding kembali bersama 4 tim pemuncak Regular Season di panggung pembuktian akhir pada babak Grand Final.

Hari Pertama

Di hari pertama, EVOS ESPORTS mampu menunjukkan performa yang menjanjikan setelah menempati peringkat ke-2 klasemen dengan perolehan 138 poin meski tanpa satu-pun Booyah! Namun hari pertama menjadi milik ISLAND OF GODS yang mengumpulkan perolehan 156 poin dan 1 Booyah! Sejak ronde pertama babak Grand Final dimulai, tim asal Bali tersebut sudah menancap gas, bertahan hingga fase terakhir ronde yang menyisakannya dengan RED BULL REBELLION. Kedua tim saling berduel hingga titik penghabisan hingga akhirnya ISLAND OF GODS meraih Booyah! pertama dan memantapkan posisinya sebagai pemuncak klasemen. Meski sedikit tertinggal, RED BULL REBELLION menempel ketat di posisi ketiga dengan perolehan 125 poin dan 2 Booyah! berkat kemenangan mereka di ronde ke-2 dan ke-5.

Hari Kedua

Melanjutkan sengitnya kompetisi di babak Grand Final, ke-12 tim berharap membawa semangat dan eksekusi strategi yang lebih baik untuk mengejar ketertinggalan dan menjaga konsistensi performa demi menjaga keunggulan di papan klasemen. EVOS ESPORTS membuka hari kedua dengan positif setelah merengkuh Booyah! perdana di ronde ke-7 pada map Bermuda. Tak berhenti sampai di situ, ronde ke-9 kembali direngkuh oleh EVOS setelah pertarungan sengit hingga tahap akhir melawan BIGETRON BIT. Merasa posisinya terancam, ISLAND OF GODS melancarkan serangan balik yang menghasilkan penambahan Booyah! pada ronde ke-10. Namun sayang usaha tersebut masih belum cukup mengejar ketertinggalan EVOS ESPORT sehingga ISLAND OF GODS harus puas finis di posisi kedua dengan perolehan akhir 239 poin, 2 Booyah! Dan mereka berhak atas hadiah sebesar Rp40.000.000,-.

Di peringkat ketiga ditempati oleh BIGETRON BIT atas perolehan akhir mereka sebesar 228 poin, 1 Booyah! dan mereka berhak atas hadiah sebesar Rp25.000.000,-. Tidak lupa akan gemilangnya penampilan individu yang mampu mengangkat performa tim, Red Bull Gold League menobatkan BION 09 dari tim ISLAND OF GODS sebagai pemain terbaik dengan Most Kills berjumlah 29 dalam sepanjang perhelatan Grand Final dan berhak atas hadiah sebesar Rp10,000,000,-.

Berakhirnya Red Bull Gold League dengan antusiasme tinggi dari masyarakat Indonesia menjadi dorongan lebih bagi Red Bull Gold untuk semakin menghadirkan beragam platform di masa mendatang yang kian membantu agenda pemerintah mempercepat transformasi digital. Industri eSports yang kian diakui pemerintah atas kontribusinya dalam ekonomi digital tidak hanya bermanfaat untuk negara, namun juga memberi opsi lebih luas bagi anak bangsa yang ingin mengejar karir di industri tersebut.

Share yuk !