Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Sony Interactive Entertainment Japan mengklaim sudah kehabisan stok PlayStation 5 untuk dijual, padahal peluncuran produk baru dimulai pada pekan depan, 12 November. Hal ini menyusul permintaan pada pre-order yang sangat kuat akan konsol generasi berikutnya tersebut.

Dikutip dari Video Game Chronicle, Sony Interactive Entertainment Japan mengklaim pada Kamis (4/11/2020) bahwa tidak akan ada konsol lagi yang tersedia untuk dibeli pada hari peluncuran di negara tersebut. SIEJ meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mendorong pelanggan pre-order PS5 untuk menghubungi retailer mereka mengenai bagaimana mereka akan menerima konsol mereka.

“Karena minat yang tinggi dan banyaknya pesanan dari pengguna, peluncurannya terjual habis sesuai jumlah yang dicadangkan. Sementara masih ada kekhawatiran tentang penyebaran virus corona, kami tidak berencana mengadakan acara atau menjual PS5 di toko-toko pada hari peluncuran PS5 untuk memastikan keamanan pelanggan, retailer, dan staf.”

Dalam sebuah wawancara pada bulan lalu, CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan mengklaim bahwa permintaan pre-order PS5 sangat besar. Di Amerika Serikat, Sony menerima pre-order PS5 dalam 12 jam pertama seperti yang terjadi dalam 12 minggu pertama untuk PS4.

Sony optimistis tentang prospek penjualan jangka pendek PlayStation 5, dengan target jangka panjang melampaui rekor penjualan PS4 sebanyak lebih dari 100 juta unit. Perusahaan mengharapkan untuk menjual lebih dari 7,6 juta unit PS5 pada akhir tahun fiskal pada 31 Maret 2021, mengungguli penjualan saat peluncuran PS4.

Share yuk !