Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – CD Projekt telah membatalkan rencana untuk merilis game horor Devotion di GOG, hanya beberapa jam setelah pengumuman gane tersebut akan tersedia di platform distribusi digital. Penerbit dan pengembang Red Candle Games sebelumnya mengatakan hari Rabu (16/12/2020) bahwa game tersebut akan dirilis di GOG pada 18 Desember, tetapi peluncurannya telah dibatalkan oleh CD Projekt selaku pemilik platform.

“Setelah menerima banyak pesan dari gamer, kami memutuskan untuk tidak mencantumkan game tersebut di toko kami,” tulisn pesan yang dipublikasikan di akun Twitter GOG.

Devotion sendiri menjadi salah satu game horor yang kontroversial. Game yang menggunakan perspektif orang pertama (first person) itu mengambil latar apartemen di Taiwan tahun 1980-an, dan terinspirasi oleh cerita rakyat Asia Timur.

Game ini mengundang kontroversi setelah sempat dirilis di Steam pada Februari 2019, tetapi dihapus seminggu kemudian setelah pemain menemukan poster dalam game yang membandingkan presiden China, Xi Jinping dengan Winnie the Pooh. Seperti dilansir BBC, Winnie the Pooh telah disensor di mesin pencarian China dan media sosial sejak 2017, untuk mencegah perbandingan Xi dengan karakter beruang madu itu.

Sempat mendapat respon sangat positif di awal peluncuran game dan disandingkan dengan P.T. dan Gone Home, kontroversi tersebut membuat game ini mendapat review bombed dari para gamers China yang memberi respon negatif. Red Candle Games sendiri telah mengatakan bahwa materi yang melanggar itu muncul secara tidak sengaja karena masalah teknis.

“Seluruh tim Red Candle Games memikul tanggung jawab atas kesalahan yang sangat tidak profesional ini. Bukan visi Red Candle untuk diam-diam memproyeksikan ideologi yang luas, juga bukan untuk menyerang siapa pun di dunia nyata.”

Versi fisik Devotion dirilis di Taiwan awal tahun ini, tetapi tidak pernah dirilis dalam bahasa Inggris.

Share yuk !