Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Game AAA CD Projekt Red (CDPR) berikutnya tidak akan menjadi game standalone multiplater Cyberpunk, seperti yang direncanakan sebelumnya. Hal ini dikonfirmasi perusahaan pada Selasa (30/3/2021).

Sebelumnya, pada Januari 2020 CD Projekt mengatakan proyek game multiplayer Cyberpunk akan menjadi rilis “triple-A” sendiri, daripada add-on dari Cyberpunk 2077 yang dirilis pada Desember 2020.

Namun, presiden dan CEO bersama CDPR, Adam Kicinski mengatakan dalam sebuah video yang dirilis pada hari Selasa, bahwa proyek multiplayer Cyberpunk telah “dipertimbangkan kembali”. Hal ini menjadi bagian dari pembaruan strategi CD Projekt yang lebih luas.

“Sebelumnya kami mengisyaratkan bahwa triple-A kami berikutnya akan menjadi game Cyberpunk multiplayer, tetapi kami telah memutuskan untuk mempertimbangkannya kembali sekarang. Mengingat pendekatan baru kami yang lebih sistematis dan gesit, alih-alih berfokus pada satu pengalaman atau game online yang besar, kami berfokus untuk menghadirkan game online ke semua waralaba kami suatu hari nanti,” kata Kicinski dikutip dari Video Games Chronicle.

Dalam konferensi call yang diadakan setelah pengumuman awal, Kicinski diminta untuk mengonfirmasi game mana yang saat ini ada dalam pipeline pengembangan CD Projekt Red. Dirinya menegaskan CDPR akan tetap mengembangkan game multiplayernya.

“Kami mengubah pendekatan kami, jadi kami ingin multiplayer di game masa depan kami, tetapi selangkah demi selangkah. Kami sedang mengerjakan fitur khusus untuk meningkatkan (game) single player kami, tetapi kami tidak bekerja untuk merilis game berikutnya (sebagai) game online yang besar. Jadi, kami akan meningkatkan game single player kami dengan pengalaman online.”

Kicinski mengatakan CD Projekt sebenarnya mulai mengerjakan komponen online lebih dari dua tahun lalu, dan saat ini terus melanjutkannya. Namun, mereka mengubah pendekatannya bukan sebagai lini produksi utama tetapi sebagai lini produksi yang mendukung bersama dengan produksi game pemain tunggal lainnya,

“Kami percaya bahwa ide-ide kami akan sangat menarik bagi para gamer, dengan menghadirkan pengalaman ekstra di dunia kami yang sesuai dengan game pemain tunggal kami.”

Kicinski juga mengatakan bahwa studio tersebut memiliki beberapa “ide dan prototipe yang sangat kuat” untuk pengalaman multiplayer, tetapi masih terlalu dini untuk membicarakan rencana monetisasi.

“Mari kita tekankan di sini, CD Projekt Red membuat RPG AAA berbasis cerita pemain tunggal, itu tidak berubah. Yang berubah adalah pendekatan jangka panjang kami untuk (game) online.”

“Yang kami maksud adalah memastikan bahwa kami benar-benar siap untuk menerapkan elemen online di game kami. Kami tidak ingin berlebihan atau kehilangan DNA pemain tunggal kami. Kami ingin mengambil langkah bijaksana untuk membangun kemampuan online yang kuat.”

CD Projekt Red diklaim sedang membangun teknologi online yang dapat diintegrasikan dengan mulus ke dalam pengembangan game masa depan perusahaan. Nantinya, teknologi ini akan memberdayakan komponen online untuk diperkenalkan di game-game CDPR.

Sekadar informasi, detail pertama dari mode multiplayer Cyberpunk 2077 sebelumnya ditemukan oleh data miner pada Januari. Referensi ke mode multiplayer Heists dan Deathmatch terlihat di file game yang dapat dieksekusi oleh DSOGaming.

Kode terkait dengan Heist menyiratkan agar pemain dapat memilih dari berbagai kelas karakter dalam mode permainan berbasis misi co-op. Data tersebut juga mengisyaratkan bahwa multipemain dapat mengandalkan koneksi P2P daripada server khusus.

Share yuk !