Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Bagi pecinta game balap, Codemasters adalah salah satu developer yang dikenal dengan franchise game balapnya seperti F1, Dirt, dan Grid. Dengan franchise suksesnya tersebut membuat EA akhirnya mengakuisisi Codemasters dengan nilai 1,2 juta USD atau sekitar 17 triliun Rupiah yang telah dirampungkan pada Februari yang lalu.

Dengan diakuisisinya Codemasters oleh EA, banyak fans yang khawatir nantinya EA yang sebelumnya dikenal dengan praktik bisnisnya yang negatif berimbas ke game-game milik Codemasters tersebut. Untuk game-game yang rilis sebelum diakuisisi EA mungkin tidak akan berubah, tetapi kekhawatiran fans benar terjadi di game terbarunya yaitu F1 2021.

Di laman Steam F1 2021 regional Indonesia tertera versi standard edition dengan harga 700 ribu, naik hampir 3x lipat dari F1 2020 yang sebelumnya seharga 250 ribu. Hal ini tidak hanya terjadi di regional Indonesia saja, tetapi juga di beberapa negara lain.

Kenaikan harga terbesar terjadi di region Argentina, dimana F1 2020 yang sebelumnya dengan harga 649 Peso Argentina menjadi 3599 Peso Argentina di F1 2021, naik 5x lipat lebih. Kenaikan harga tidak terjadi di region Amerika Serikat karena seri sebelumnya memang sudah mahal.

Kenaikan harga ini membuat banyak fans yang marah dan kemungkinan terburuk akan berpengaruh dengan penjualan game F1 2021 yang tidak akan selaris seri sebelumnya. Hal serupa juga bisa terjadi di franchise lain seperti Dirt dan Grid mengingat EA memegang kendali penuh Codemasters.

Sebelumnya, Codemasters telah memperlihatkan sekumpulan fitur baru yang akan diperkenalkan ke F1 2021 termasuk story mode baru yang disebut “Braking Point.” Career mode juga akan menerima beberapa perubahan baru termasuk penambahan multiplayer online.

F1 2021 saat ini tersedia untuk dipre-order di PC, PS4, PS5, Xbox One, dan Xbox Series X dan nantinya akan dirilis pada 17 Juli.

Gimana nih tanggapan kalian mengenai kenaikan harganya dan apakah masih mau membelinya dengan harga yang baru ini?

Share yuk !