Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – PUBG Corp selaku publisher dari PUBG Mobile berupaya mengembalikan game tersebut ke India, setelah sempat dilarang pemerintah setempat. Nantinya, game ini akan memiliki nama baru, PUBG Mobile India. Demi memuluskan rencana tersebut, PUBG Corp rela mengucurkan investasi senilai 100 juta USD atau sekitar Rp1,3 triliun.

Seperti diberitakan India Times, PUBG Corp baru saja mendaftarkan perusahaan barunya ke Kementerian Urusan Perusahaan India tepat pada tanggal 21 November 2020. Pendaftaran tersebut bersamaan dengan suntikan dana yang dikeluarkan perusahaan sebesar 100 juta dolar AS atau sekitar Rs 740 crore ke dalam versi game India. Perusahaan baru telah terdaftar dengan nama yang sama dengan investasi disetor sebesar Rs 5 lakh (sekitar Rp95 juta) dan total modal dasar sebesar Rs 15 lakh (sekitar Rp285 juta).

Investasi yang dilakukan PUBG Corp ini nantinya akan mereka gunakan membangun perusahaan baru. PUBG Corp nantinya akan membangun kantor baru PUBG Mobile India. Belum ada informasi yang valid terkait lokasi perusahaan baru tersebut, meski rumor mengatakan PUBG Corp memilih Bengaluru sebagai markas utama.

PUBG Mobile juga telah menunjuk Corporate Development Krafton, Sean (Hyunil) Sohn sebagai orang yang akan bertanggung jawab terhadap PUBG Mobile India. Dengan nama baru tersebut, PUBG Mobile India menggunakan Azure milik Microsoft untuk menyimpan data para pemain. Hal ini juga menjadi bagian dari investasi PUBG Corp terhadap game tersebut.

Selain itu, pemerintah India meminta kepada pihak developer untuk membuat tampilan dari PUBG Mobile menjadi lebih ramah lagi. Salah satunya dengan tidak menampilkan darah ketika survivor membunuh musuh. Map dari PUBG Mobile India juga mengalami perubahan yang signifikan dari versi sebelumnya, dengan memasukkan beberapa unsur budaya lokal, termasuk untuk skin.

Share yuk !