Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Capcom telah menjadi korban serangan ransomware, dimana sekitar 350.000 data internal perusahaan berhasil dicuri oleh sang hacker. Data yang dicuri meliputi data karyawan, pengguna, informasi keuangan, hingga informasi seputar game yang akan dirilis perusahaan Jepang tersebut. Dikutip dari IBTimes, salah satu informasi game yang berhasil dicuri dan dipublikasikan oleh sang peretas ialah terkait Resident Evil Village (RE8).

Data-data soal game survival horror andalan Capcom ini sudah beredar di forum ResetEra. Hacker juga membocorkan jadwal rilis Resident Evil Village, yang rencananya akan diluncurkan pada April 2021. Terungkap pula, RE8 akan memiliki sejenis mode multiplayer dengan style battle royale.

Hacker juga memberikan “kabar baik” kepada para pemilik konsol PlayStation 4 dan Xbox One, dimana RE8 akan dirilis pada konsol generasi saat ini tersebut. Sebelumnya, Capcom berencana merilis Resident Evil Village untuk konsol generasi berikutnya PlayStation 5 dan Xbox Series X / S, selain untuk PC.

Tak hanya RE8, hacker juga mengungkap rincian dari proyek masa depan Capcom. Diantaranya adalah versi VR Resident Evil 4 yang direncanakan untuk Oculus Rift, Ace Attorney Collection baru untuk Nintendo Switch dan PS4, serta versi PC dari Monster Hunter: Stories 2 dan Monster Hunter Rise.

Capcom disebut juga akan merilis game multiplayer baru berjudul Project Shield dan game eksklusif Nintendo Switch yang disebut Project Guillotine. BBC sebelumnya melaporkan bahwa Capcom menolak membayar jumlah tebusan yang diminta oleh hacker yang disebut-sebut mencapai 11 juta USD atau sekitar Rp156 miliar. Hal ini berarti ada kemungkinan sang peretas akan membocorkan lebih banyak detail tentang perusahaan dan proyeknya.

Share yuk !