Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Banyak game battle royale yang bertaburan di internet saat ini, salah satunya adalah PUBG Mobile. Game yang satu ini cukup dikenal di kalangan pemain game dengan perangkat mobile. Tencent selaku publisher dari game PUBG Mobile juga sering memberikan update-update menarik berupa skin dan lain-lain.

Kali ini, PUBG Mobile menghadirkan sebuah skin bernama Hypnospace Diva yang mengundang berbagai kontroversi dari banyak pihak. Bukan tanpa sebab, kontroversi ini terjadi karena PUBG Mobile dituduh mencuri nama dan konsep dari salah satu game indie bernama Hypnospace Outlaw.

Hal ini dimulai ketika Jay Tholen sebagai pemilik sekaligus pencetus game Hypnospace Outlaw bersuara dalam akun Twitter miliknya yang mengatakan bahwa PUBG Mobile mencuri nama dan konsep game milik mereka.

Selain itu, PUBG Mobile juga mencuri tone warna yang dimiliki oleh game Hypnospace Outlaw yaitu cenderung mayoritas menggunakan warna ungu.

Saya ingin mengatakan bahwa cukup kesal melihat PUBG telah mencuri nama Hypnospace untuk menjual kostum ‘norak’ di gamenya. Pemilihan warnanya juga terlihat diambil melalui key art kami,” tulis Jay Tholen.

Jay Tholen mengatakan dirinya tidak ingin memperpanjang masalah ini, namun hanya saja game miliknya tidak ingin dinilai melakukan kolaborasi bersama PUBG Mobile secara diam-diam.

Jika digali lebih dalam, ini bukan kasus pertama kalinya Tencent dinilai melakukan plagiat. Tencent juga pernah ada kontroversi yang mempermasalahkan skin senjata di PUBG Mobile dimana memiliki design yang mirip dengan milik game CS:GO.

Pihak Tencent telah memberikan klarifikasi atas masalah tersebut, mereka menjelaskan itu terjadi akibat ketidaksengajaan. Awalnya, skin ini dibuat dengan nama dari bahasa Mandarin yaitu Golden Diva, namun diubah menjadi nama Hypnospace Diva agar dapat diterima untuk player dengan jangkauan yang lebih luas.

Share yuk !