Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Genshin Impact menjadi salah satu game dengan segudang ilustrasi ciptaan penggemar atau biasa disebut fanart yang menarik perhatian pemain. Untuk membuat sebuah karya seni yang catchy tentu saja dibutuhkan keseriusan dan tentunya usaha yang maksimal.

Lalu apa jadinya jika usaha yang sudah dilakukan secara susah payah tapi orang lain mencurinya tanpa seizin kalian? Malah kesal kan jadinya, benar tidak? Begitu pula dengan illustrator Genshin Impact yang satu ini.

Seorang Ilustrator Dengan Username Musaish Curi Fanart Genshin Impact Dari Pemilik Aslinya, Diklaim Miliknya Sendiri

Genshin Impact Raiden Shogun AT
Karya milik Ilustrator asal Korea Selatan AT, yang dicuri oleh oknum bernama Musaish | haruno_intro

Seorang Oknum Ilustrator dengan nama Musaish ketahuan mencuri ilustrasi karakter Genshin Impact Raiden Shogun dari pemilik aslinya yang diketahui bernama AT (haruno_intro) saat dirinya sedang melakukan livestream di aplikasi Twitch. Bagi yang belum mengenalnya, AT merupakan ilustrator yang kerap mengunggah progress menggambarnya melalui live yang dilakukannya.

Ditengah proses pengerjaannya, Musaish diam-diam mencurinya dengan melakukan screenshot WIP dari Twitch milik AT lalu dibantu oleh teknologi kecerdasan buatan atau AI. Walhasil 5-6 jam sebelum AT menyelesaikan karyanya, gambar yang telah dibuat oleh Musaish sudah selesai lalu diposting di akun pribadinya.

Baca juga: Kontroversi Bayonetta 3, Jennifer Hale Buka Suara

perbedaan hasil milik AT dan Musaish
Ditemukan perbedaan yang begitu mencolok antara milik Musaish dan AT | GenelJumalon

Bukannya merasa malu, justru Musaish mengklaim karyanya atas nama dirinya dan menuntut pemilik asli, AT agar memberikan credit atas nama sang pencuri setelah AT selesai mengerjakan karyanya.

“Bro, ketika kamu bertanya kepada penggemarmu mengenai pencurian karya seni, kau post gambar itu 5-6 jam setelah saya post. Dan untuk menggambar itu, kau mengerjakannya dengan cepat. Baik kalau kamu mengambilnya untuk referensi AI, seenggaknya tolong akui karyaku atau kamu boleh post tanpa perlu perhatian dari penggemar,” jelas Musaish dalam unggahan twitternya.

Musaish klaim karya tersebut miliknya
Oknum Ilustrator dengan nama Musaih tuntut AT untuk mengakui karya dirinya | GenelJumalon

Tidak lama setelah Musaish mempost, bukannya pujian yang didapat justru hujatan dan makian dari berbagai kalangan, salah satunya dari sesama illustrator. Mereka menyayangkan atas tindakan immoral yang dilakukan oleh Musaish tersebut.

Akun Twitter Musaish saat ini telah dihapus secara permanen setelah dirinya terpojok atau kena mental oleh bullyan yang dilakukan oleh netizen Twitter. Untuk melihat kronologi lengkapnya bisa dilihat di akun twitter milik Genel Jumalon (GenelJumalon).

Memang benar kalau teknologi AI dapat mengalahkan teknik menggambar dari pencipta orisinilnya, bahkan illustrator yang modern sekalipun. Namun tetap saja mencuri karya seni adalah tindakan yang tidak terpuji. Bila anda melakukan repost karya seni yang dianggap mencolok di sosial mediamu tetap cantumkan tautan dari pemilik asli.

Share yuk !