Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Sebenarnya Sony paling pertama kali kecewa penjualan terhadap PSP Go, namun karena PSP Go termasuk lineup console PSP dengan penjualan yang spektakuler di seluruh lineup PSP, maka PSP Go tidak akan masuk di artikel ini.

Ketika di tahun 2011, Sony merilis Sony Ericsson Xperia Play sebagai ponsel yang digadang gadang sebagai Playstation Phone. Dari desain banyak diambil dari PSP Go, dan sebenarnya sony memang berpikir bahwa “Bagaimana jikalau PSP Go tapi bisa dijadikan smartphone?” dan jawaban mereka adalah Sony Ericsson Xperia Play, dan Sony memberikan harapan besar ke ponsel ini.

Sony Ericsson Xperia Play memiliki spesifikasi singkat sebagai berikut:
– SoC: Qualcomm Snapdragon S2 (single core)
– 512MB Ram
– Layar dengan resolusi 480p
– 5MP camera belakang dengan Flash

Pada awalnya Sony memberikan janji untuk akan memporting beberapa game dari PS2 dan PS1, namun pada kenyataannya disaat perilisan hanya ada 10 Game PS1 yang telah di port ke ponsel ini tanpa ada kejelasan bagaimana tentang portingan beberapa game dari PS2 untuk HP ini ataupun apakah list game akan banyak.

Untuk memperburuk keadaan SoC ini disaat itu bukanlah SoC terkencang yang ada, bahkan untuk memainkan emulator SoC ini hanya sebatas “cukup” saja. Ditambah layar dari ponsel ini termasuk jelek di jamannya.

Lalu jikalau kalian mengharapkan untuk bermain emulator PS1 dan PSP, ya ponsel ini bisa melakukannya, namun kalian membeli ponsel ini tidak ingin untuk memainkan emulator tetapi ekslusif dan game native untuk ponsel ini bukan?. Secara harifiah, di ponsel ini memang ada applikasi playstation (bukan emulator PPSSPP/PCSX) dan semacam Playstation Store untuk membeli game.

Yang membuat bikin kesel adalah, setelah ponsel ini dirilis, Sony malah merilis PS Vita beberapa bulan selanjutnya, yang membuat ponsel ini makin tidak dilirik pembeli. Kejadian ini seperti Sony mengetahui bagaimana akan nasib dari Sony Ericsson Xperia Play dan berusaha untuk menutupi ini bukan salah satu produk lineup playstation.

Sebagai penutup, penjualan ponsel ini memang tidak sesuai ekspetasi Sony, dan disaat itu memang ponsel gaming belum sepopuler sekarang, bahkan disaat itu orang orang cenderung memiilih ponsen yang tidak bongsor, sedangkan ponsel ini bongsor dan harganya cukup mahal tentu saja.

Dari awal yang berharap banyak yang membeli, akan ada game portingan dan exclusive yang cukup banyak untuk HP ini layaknya mobile console, namun malah sebaliknya yang sebagian besar dikarenakan masalah judul game, lalu spesifikasi dibawa, dan adanya PS Vita beberapa bulan selanjutnya. Nice One.

Share yuk !