Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Nama Crash Bandicoot sebenarnya tak bisa dilepaskan dari Naughty Dog. Ialah studio tersebut yang pertama kali mengembangkan game pertama dari serial Crash Bandicoot yang dirilis pada 1996 untuk konsol PlayStation.

Walau begitu, hubungan buruk antara Naughty Dog dengan pemilik IP Crash Bandicoot, Universal Interactive membuat sang pengembang asli tidak bisa melanjutkan pembuatan game Crash Bandicoot selepas Crash Team Racing (1999). Hal ini diakui oleh Jason Rubin, sutradara dan co-founder Naughty Dog.

“Hubungan kami dengan Universal telah mencapai titik di mana kami tidak dapat melanjutkan membuat game Crash Bandicoot. Meskipun kami menyukai Crash Bandicoot dan kami senang bekerja dengan Sony, secara finansial itu tidak memungkinkan. Universal memiliki IP, dan ada permusuhan di sana yang sangat brutal,” ucap Rubin kepada GamesRadar.

Secara keseluruhan, Naughty Dog mengerjakan empat game Crash Bandicoot, yakni trilogi pertama game: Crash Bandicoot (1996), Crash Bandicoot 2: Cortex Strikes Back (1997), Crash Bandicoot: Warped (1998) dan Crash Team Racing (1999).

Setelah berselisih dengan Universal, beberapa pengembang Naughty Dog diam-diam mulai mengerjakan engine game baru, yang kemudian menjadi dasar dari Jak dan Daxter. Naughty Dog kini juga dikenal akan serial Uncharted dan The Last of Us.

Pengembangan Crash Bandicoot dilanjutkan oleh Vivendi Games (Vivendi Universal), sebelum merger antara Vivendi dengan Activision di tahun 2007 menjadi Activision Blizzard yang kini memiliki IP dari game Crash Bandicoot. Game terakhir Crash Bandicoot, Crash Bandicoot 4: It’s About Time (2020) dikembangkan oleh Vicarious Visions dan Toys for Bob.

Sementara game mobile Crash Bandicoot: Crash on the Run rencananya akan rilis pada Kamis (25/3/2021) untuk Android dan IOS.

Share yuk !