Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakartra – Aplikasi Steam yang dibesut oleh Valve baik mobile maupun desktop menjadi situs pembelian game PC dengan pengguna yang sangat banyak di seluruh dunia. Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan ketika membeli game adalah melihat beberapa ulasan atau review dari pemain yang telah memainkannya, jika umpan balik yang didapat sangat bagus tentunya ingin mencobanya kan? Salah satu hal yang cukup mengesalkan para pengembang adalah mendapatkan review buruk walau usaha yang dilakukannya sudah cukup maksimal.

Beberapa hari yang lalu, pengembang game Indie Brok The Investigator yang cukup terkenal dengan jumlah pengikutnya yang cukup banyak, Cowcat menuduh beberapa  kurator game yang mencoba menipunya dari kode game yang dibagikan oleh Cowcat secara gratis, beberapa diantaranya telah menulis review negatif guna menjatuhkan gamenya walau sebenarnya kode gratis yang telah dibagikan tersebut hanya untuk game demo saja.

Cowcat Review
Pengembang game Cowcat kedapatan gamenya mendapat Review Negatif ( Twitter: @COWCATgames )

Baca juga: Sony Rilis Model PS 5 Baru Di Australia

Valve Akhirnya Memblokir Akun Fiktif Yang Diduga Telah Memberi Ulasan Negatif Terhadap Cowcat

Akun Fiktif kurator yang dibanned Valve
Pengguna Reddit Darklinkpower mencurigai kesembilan akun kurator yang dilakukan oleh satu admin yang sama ( Reddit: darklinkpower )

Bak senjata makan tuan, taktik balas dendam yang dilakukan oleh reviewer tersebut akhirnya menjadi bumerang baginya setelah post yang ditulis di Twitter dan Reddit tersebut viral dan menarik perhatian banyak netizen atas review fiktif. Postingan viral tersebut ternyata juga diperhatikan oleh Valve yang berujung diblokirnya seluruh akun kurator itu.

Salah satu pengguna Reddit bernama darklinkpower menulis sebuah post spekulasi bahwa ada kemungkinan kesembilan akun kurator yang telah menulis review fiktif tersebut dilakukan oleh satu akun utama yang berperan sebagai admin. User Reddit itu juga telah mencek satu persatu seluruh akun kloningan dan semuanya berstatus offline. Ketika diakses ia mendapatkan sebuah pesan kalau akunnya telah dihapus karena melanggar standar komunitas Steam.

Selain itu, Darklinkpower juga mencurigai kesebelas akun kurator lainnya yang tengah diblokir oleh Valve lantaran melanggar komunitas dan menemukan beberapa nama yang cukup umum seperti One to Ten Review, Just Review it, Quality Detector, dan lainnya. Ia mengatakan bahwa masih ada lagi akun lainnya yang belum saya sebutkan dikarenakan jumlah yang sangat banyak dan massif kecuali kalau kamu sudah tau namanya. Komitmen Valve akan menjaga ekosistem yang sehat begitu dipegang kuat dengan memblokir berbagai akun-akun kurator yang dianggap meresahkan baik pengguna maupun pengembang game.

Share yuk !