Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Perusahaan konsol legendaris asal Jepang, Sega menjadi salah satu pihak yang terdampak pandemi COVID-19. Sega diberitakan akan menjual bisnis arcade mereka kepada Genda Inc setelah Sega sepakat menjual 85,1 persen saham dari bisnis game arcade bernama Sega Entertainment itu.

Sekadar informasi, Genda Inc ialah perusahaan penyedia jasa penyewaan sarana tempat hiburan yang berbasis di Tokyo, Jepang. Game arcade adalah mesin permainan yang dioperasikan dengan koin, yang pernah mencapai puncak kejayaannya di era 80-90-an. Biasanya mesin game ini dipasang di tempat-tempat umum seperti restoran, bioskop, hingga pusat hiburan.

Dengan akuisisi ini, Genda Inc akan mengambil alih sekitar 200 mesin game arcade dan tetap mempertahankan nama dan merek Sega. Meski telah menjual salah satu saham Sega Entertainment, bisnis game arcade bakal tetap ada. Seperti dikutip dari Famitsu, Sega mengatakan bahwa pelanggan masih bisa mengunjungi tempat hiburan untuk bermain game arcade.

“Kami juga akan terus mengembangkan game arcade. Namun untuk saat ini kami akan fokus pada pengembangan bisnis konsol video game rumahan yang diharapkan akan bertumbuh di masa depan,” ungkap Sega dalam sebuah pernyataan.

Pandemi memang telah memukul bisnis dari Sega. Pada Agustus lalu, perusahaan telah menutup Akihabara Building 2. Sega diestimasikan mengalami kerugian sekitar USD 191 juta (sekitar Rp 2,68 triliun) pada akhir tahun fiskal 2020.

Share yuk !