Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Tak lama setelah pengumuman dihapusnya fitur Auto Host yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober mendatang. Kali ini Twitch kembali menghapus fitur andalan lainnya, yaitu Split Revenue. Sebenarnya Twitch tidak menghapusnya melainkan hanya menyesuaikan mengikuti standar yang ada dari 70/30 menjadi 50/50 atau sama rata.

Tentunya aturan baru ini diprotes oleh para Streamers karena menganggap Twitch telah menghambat mata pencaharian mereka melalui sistem bagi hasil yang dimana 70 persen untuk streamers itu sendiri sedangkan sisanya diserahkan ke aplikasi, tidak setujunya Streamers ini akhirnya dilayangkan melalui sebuah petisi yang waktu itu telah ditandatangani hingga 22 ribu responden pada tahun 2020 yang lalu.

Presentase Split Revenue Atau Bagi Hasil Diubah Oleh Twitch, Twitch Siapkan Kebijakan Pengganti

Eric Pointcrow dalam post twitter mengungkapkan langkah yang dilakukan oleh Twitch tidak solutif
Eric Pointcrow dalam post twitter mengungkapkan langkah yang dilakukan oleh Twitch tidak solutif ( Twitter :PointCrow )

Sayangnya bentuk protes tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak aplikasi. Dan melalui blog resminya, bos perusahaan Twitch, Dan Clancy mengatakan bahwa dirinya telah sepakat untuk mengubah kebijakan mengenai sistem bagi hasil tersebut. Menurutnya 50/50 sudah dianggap umum di berbagai platform serupa sedangkan Twitch sendiri akan menggantinya dengan memberikan penawaran yang dianggap lebih premium kepada Streamer top yang telah menggunakan fitur andalannya.

Baca Juga: 2K Games Terkena Hack, Diminta Untuk Ganti Password

Tentunya dengan ditiadakannya layanan ini, para Streamers terutama mereka yang telah memiliki jam terbang yang lebih lama serta memiliki banyak pengikut serta penonton setianya akan merasakan dampaknya dengan berkurangnya pendapatan mereka secara drastis. Aturan tersebut rencananya akan diberlakukan efektif per tanggal 1 Juni 2023 mendatang.

Bagaimanapun juga, hingga pada bulan Mei 2023, Streamers masih dapat menikmati keuntungan diatas, setelah itu mereka hanya bisa mendapatkannya hingga 50 persen. Clancy Mengatakan bahwa para Streamers ini ingin disamaratakan terlepas dari apapun itu

“Dan idealnya mereka (para Streamers) akan dikumpulkan dalam suatu komunitas yang sama terlepas dari ukurannya.”

Sayangnya ia tidak memedulikan dampak tersebut di masa mendatang, banyak diantara mereka yang telah membesarkan perusahaan tersebut dan sebagian telah menjadikannya sebagai sarana mereka bertahan hidup  selama ini.

Salah satu Streamer Twitch, Eric Pointcrow melalui post di Twitter menentang kebijakan yang dikeluarkan oleh Twitch. Ia mengatakan bahwa solusi yang diberikan Twitch bukannya memberikan jalan keluar justru menyulitkan banyak pihak dan tentunya imbas terbesar berada pada Streamers itu sendiri termasuk Eric.

“ Nyatanya solusi yang diberikan oleh Twitch tidak begitu membantu perusahaan tersebut keluar dari masalahnya. Justru malah menghambat mata pencaharian kami. Masih ada langkah yang jauh lebih baik lagi seperti memfasilitasi kita dengan membuat terobosan yang lebih menarik sehingga penonton mau menyaksikan konten kami lagi. Tolong jangan batasi pendapatan kami.” Kata Eric

Share yuk !