Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Wargaming, sebuah perusahaan developer sekaligus publisher dari game seperti World of Tanks, World of Tanks Blitz, dan World of Warship, kemarin baru saja membuat pengumuman tentang mereka yang hengkang dari operasional di Rusia dan Belarus.

Wargaming Games
Game yang Dinaungi oleh Wargaming | Aroged

Dalam penjelasannya dalam sebuah postingan Facebook yang diunggah Wargaming pada 4 April 2022 tersebut, Wargaming menjelaskan bahwa keputusan yang diambil ini sudah melalui proses yang panjang dalam pengoperasian strategi bisnis di seluruh dunia.

Dengan keputusan yang diambil merupakan tidak akan memiliki atau menjalankan bisnis di Rusia dan Belarus serta hengkangnya mereka dari kedua negara tersebut.

Pengumuman tersebut juga berisi bahwa operasional Wargaming untuk region Rusia dan Belarus akan digantikan oleh Lesta Studio, yang tidak memiliki afiliasi dengan Wargaming serta tidak mengambil keuntungan apapun dari Lesta Studio.

Baca Juga: Gaji Karyawan Capcom Naik 30 Persen!

Kebalikannya, mereka memprediksi bahwa mereka akan menderita kerugian akibat keputusan yang diambil saat ini.

Dalam proses penyelesaian proses transisi ini, Wargaming tetap menjalankan game mereka, seperti World of Tanks yang laris di Rusia, untuk tetap beroperasi di bawah kepemilikan baru, yaitu Lesta Studios.

Wargaming sendiri merupakan sebuah perusahaan yang memang berasal dari negara Belarus dan menjadi perusahaan game terbesar di negaranya. Setelah menutup operasinya di Minsk, mereka akan berpindah ke kantor mereka yang ada di Cyprus.

Hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan karena konflik yang terjadi di Rusia. Wargaming sendiri mempunyai kantor di Kyiv, Ukraina yang memperkerjakan lebih dari 550 karyawan. Pada Februari kemarin, Wargaming juga memecat creative director, Sergey Burkatovskiy, yang mendukung aksi invasi Rusia lewat akun Facebook miliknya.

Wargaming pun juga telah menyumbangkan dana sejumlah $1 Juta untuk Palang Merah Ukraina. Mereka menyatakan bahwa mereka akan terus mendukung 550 karyawannya yang bekerja di Ukraina.

Baca Juga: Pembatalan Empat Nomor Pertandingan Esports Untuk Sea Games 2021 Vietnam

Share yuk !