Share yuk !

GAMEFINITY, Bandung – Dalam laporan keuangan terbarunya, Sony mengumumkan bahwa PlayStation 5 berhasil terjual total 19,3 juta unit. Akan tetapi, mereka hanya mampu menjual 2 juta unit pada kuartal terakhir (Q4 2021). Angka tersebut turun dari 3,3 juta unit yang terjual pada kuartal sebelumnya (Q3 2021).

Penurunan angka ini disebabkan oleh masalah logistik, terutama kelangkaan chip, pandemi, dan persaingan ketat.

Meski Tinggi, Angka Penjualan PlayStation 5 Malah Melenceng dari Target

PlayStation 5

Meski PlayStation 5 telah mencapai angka total 19,3 terjual di seluruh dunia, angka ini masih melenceng yang diinginkan pihak Sony. Sony juga berharap pada kuartal keempat 2022, angka penjualan unit PlayStation 5 akan meningkat drastis. Mereka menetapkan target sekitar 18 juta unit PlayStation 5 ikut terjual di seluruh dunia. Kemungkinan pula, ketersediaan chip juga mulai membaik.

Akan tetapi, angka ini kemungkinan akan berubah jika lockdown di China untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 memicu masalah logistik.

Angka Penjualan Game dan Pelanggan PlayStation Now

Sementara itu, penjualan game PlayStation 4 dan PlayStation 5 mengalami peningkatan. 70,5 juta unit game telah terjual pada kuartal terakhir, bertambah dari 61,4 juta unit pada kuartal sebelumnya. Game first-party PlayStation juga terjual sebanyak 14,5 juta unit pada kuartal yang sama.

Sony juga mengandalkan PlayStation 5 agar pemain membeli game melalui online download dan berlangganan PlayStation Plus. PlayStation Plus sendiri mencapai 47,7 juta pelanggan, turun dari 47,6 juta pada tahun sebelumnya.

PlayStation Plus nantinya akan diluncurkan ulang dengan tiga tier dengan fitur yang berbeda-beda. Ketiga tier itu Essential, Extra, dan Premium. Di Asia (tidak termasuk Jepang), layanan berlangganan milik PlayStation ini akan diluncurkan ulang pada 23 Mei 2022.

Baca juga: Harga Tier Baru Playstation Plus di Indonesia

Secara keseluruhan, divisi Game & Network Service Sony menghasilkan senilai 5,1 miliar US dolar atau 665 juta yen pada kuartal terakhir. Sementara pendapatan selama 2021 dinilai datar, hanya 2 persen dibandingkan 2020.

Mengingat masih tingginya permintaan PlayStation 5 di seluruh dunia, Sony diharapkan dapat memproduksi lebih banyak unit dan meraup keuntungan lebih. Apakah mereka mampu mengatasi keterbatasan logistik ke depannya?

Untuk membaca lebih lanjut tentang laporan keuangan Sony, pemain dapat melihat laporan keuangannya.

Share yuk !