Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Tingginya antusiasme penggemar PlayStation mengakibatkan PlayStation 5 menjadi barang langka, meski telah diluncurkan secara global pada November ini. Presiden dan CEO Sony Interactive Entertainment (SIE), Jim Ryan turut mengakui pihaknya memang kesulitan memenuhi permintaan pasar yang benar-benar tinggi.

“Semuanya terjual habis, benar-benar ludes terjual. Sekarang saya lebih banyak menghabiskan waktu berupaya meningkatkan pasokan untuk memenuhi permintaan,” kata Jim Ryan dalam sebuah wawancara dengan media Rusia, dikutip dari GamesRadar.

Ryan mengatakan bahwa pandemi COVID-19 sebenarnya bukan penyebab dari kelangkaan PS5. Dirinya mengklaim PS5 tetap akan ludes sekalipun meluncur di keadaan normal. Faktor di balik PS5 yang langka disebutnya bukan masalah produksi.Walau begitu, Ryan mengakui pandemi tetap membawa dampak tidak langsung terhadap proses produksi PS5. Ryan mengaku terkendala dengan pembatasan perjalanan yang diterapkan oleh sejumlah negara.

“Kami harus memantau proses persiapan manufaktur lewat kamera secara remote. Bayangkan harus melakukan itu untuk perangkat yang dibuat secara presisi seperti PS5.”

Sementara itu, PlayStation 5 sendiri baru akan dijual di Indonesia pada 22 Januari 2021 dengan harga yang direkomendasikan senilai Rp 7,3 juta untuk versi digital dan Rp 8,8 juta untuk versi reguler dengan drive Blu-ray. Sesi pre-order mulai dibuka pada 18 Desember.

Share yuk !