Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – PlayStation 5 atau PS5 menjadi salah satu barang yang diburu pada akhir tahun ini. Meski konsol milik Sony itu baru akan hadir secara resmi di Indonesia pada akhir Januari 2021, namun beberapa toko online sudah menawarkannya ke konsumen. Jangan kaget saat melihat harganya. Rata-rata toko tersebut menjual PS5 dengan banderol di atas Rp17 juta. Mereka mengklaim, produk tersebut didatangkan langsung dari Eropa.

Dikutip GAMEFINITY.ID dari Viva, Senin (30/11/2020) harga konsol yang mereka tawarkan di banderol sangat tinggi. Sebagai perbandingan, model tanpa CD harga SRP (harga yang direkomendasikan Sony) di Tanah Air hanya Rp7,3 juta. Sementara untuk model yang memakai CD Blu-Ray, harganya Rp8,8 juta.

Harga PS5 di Indonesia memang agak sedikit lebih mahal dari harga global. Saat diumumkan beberapa waktu lalu, konsol anyar ini dibanderol 399 USD atau sekitar Rp5,9 juta untuk Digital Edition dan 499 USD atau sekitar Rp7,4 juta untuk Standard Edition. Banyak warganet yang bertanya, mengapa harga yang ditawarkan sangat mahal. Menurut pemilik toko, hal itu karena ada biaya impor yang harus dibayar.

“Apaan ni harganya. Trus itu dapet ngaco dari mana harga euro 949? Ini harga buru-buru mau naik haji? Setau gw harga global 499 sama 599 USD,” tulis salah satu warganet. “Ini PS5 udah kayak produk Apple, mending tunggu resmi dari Sony Indonesia aja. Harga ga ngotak,” ujar warganet lainnya.

Namun ada juga yang membela toko tersebut, dengan menyerahkan keputusan pada konsumen masing-masing. Jika konsumen ingin mendapat harga yang seharusnya, terlebih barang tersebut tengah menjadi hype seharusnya tidak membelinya saat launching.

PlayStation 5 (PS5) akan diluncurkan di Indonesia pada 22 Januari 2020, tidak mengikuti rilis global pada 12 November dan 19 November mendatang. Gamers dapat melakukan pre-order mulai 18 Desember 2020. Waktu pemesanan online dan offline bervariasi bergantung pada jam operasional retailer.

Share yuk !