Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Denpasar – PBESI (Pengurus Besar Esport Indonesia) saat ini banyak diperbincangkan oleh netizen Indonesia setelah mereka merilis beberapa peraturan yang harus diikuti salah satu contohnya adalah para publisher game yang ingin menjual gamenya di regional Indonesia harus disetujui terlebih dahulu oleh PBESI, selain dari peraturan tersebut diluar dari ranah organisasi Esport, namun peraturan dari ranah esport pun perlu dikaji ulang karena dianggap inti dari peraturan tersebut adalah untuk mencari uang.

Dikarenakan hal tersebut ada segelintir orang yang kesal terhadap peraturan itu dan mereka mulai “speak up” terhadap peraturan tersebut, salah satu cara mereka untuk “speak up “adalah dengan cara membuat petisi untuk melakukan revisi terhadap peraturan PBESI yang telah dirilis.

Isi dari petisi ini adalah untuk melakukan revisi terhadap iuran wajib tahuna yang harus dibayar oleh pihak team esport dan pihak penyelenggara event esport perlu membayar wajib iuran ke PBESI dan jangan lupa juga atlet esport perlu memiliki Kartu Esport Indonesia, untuk mendapatkan kartu ini, para atlet perlu mendaftarkan dirinya ke PBESI ini.

Tak hanya itu saja, petisi ini juga menyarankan untuk melakukan revisi terhadap pasal 39 PBESI karena pada pasal tersebut PBESI terlihat ingin melakuakn monopoli terhadap industri game yang ada di Indonesia dan terakhir sang pembuat petisi ini mengatakan bahwa organisasi PBESI ini dipimpin oleh orang yang kurang tepat dan tidak memiliki latar belakang yang cocok untuk memimpin orgnaisasi esport di Indonesia.

Kalian dapat melihat petisi ini disini. Disaat artikel ini di rilis, sudah ada 1.160 lebih orang yang melakukan tandatangan terhadap petisi ini.

Share yuk !