Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Terkenal dengan layanan Streaming Filmnya, kini Netflix mencoba untuk memperluas bisnisnya dengan layanan Gaming. Hal ini dibuktikan dengan dibukanya studio mereka di Finlandia. Dilansir dari Gamespot, Reed Hasting selaku pendiri Netflix bahwa dirinya begitu serius dalam penggarapan game.

Hasting dalam konferensi New York Times Dealbook, mengatakan bahwa Netflix benar-benar mengekspansi perusahaannya ke ranah video game “Bicaralah kepada kami setelah menjadi pemimpin besar dalam games. Kami juga banyak berinvestasi yang harus dilakukan (dalam Game ).”

Serius Garap Game, Netflix Kembangkan 55 Judul Game

Ide untuk merambah ke dunia game telah dipikirkan sejak akhir tahun 2021 yang lalu, dan pada tahun 2022 ini Netflix telah menambah koleksi mereka dengan judul yang begitu menarik seperti pada Into The Breach Advanced Edition yang hadir di port Mobile mereka. Tak hanya itu saja , Netflix juga telah berencana mengembangkan gamenya sendiri.

Baca juga: Netflix Bakal Miliki Cloud Gaming Sendiri?

Total ada 55 judul yang akan mereka kembangkan pada Oktober yang lalu. Dari 55 judul tersebut beberapa diantaranya berasal dari IP yang telah disediakan, tak hanya itu perusahaan juga tengah menarik perhatian melalui media lainnya agar pengguna tertarik seperti pada Cyberpunk: Edgerunners. Berkat adaptasi tersebut Cyberpunk 2077 kembali laris.

Dilaporkan pada bulan Agustus yang lalu, tidak sampai 1 persen pengguna tertarik dengan layanan game dari Netflix.

Buka Layanan Cloud Gaming, Perusahaan Tambah Beberapa Studio Game

 Pengembangan kelimapuluh lima judul ini tentunya membutuhkan studio yang cukup. Dilaporkan bahwa Netflix telah memiliki lima studionya. beberapa berasal dari akuisisi dengan perusahaan lain. Diantaranya studio Oxenfree devs Night School yang baru – baru ini dibeli oleh Netflix. Sosok yang juga pernah terlibat dalam proyek pembuatan game God of War dan Overwatch, Chacko Sonny juga telah membuka Studionya di selatan California, Amerika serikat.

Netflix juga mengatakan pada Gamespot bahwa perusahaan juga tengah pertimbangkan Cloud gaming yang direncanakan siap bersaing dengan Luna yang dimiliki oleh Amazon dan Stadia sebelum ditutup pada 2023 mendatang. Selain itu Netflix tengah membuka lowongan pekerjaan untuk posisi Manajer keamanan.

Melihat situasi diatas nampaknya Netflix memang ingin menguasai industri game dunia. Dengan dibukanya Cloud Gaming apakah ambisi tersebut bakal tercapai?

Share yuk !