Share yuk !

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kincir Esport kembali mengadakan turnamen Esport yang ketiga kalinya, yaitu Piala Presiden Esport 2022. Rencananya akan digelar campuran baik online maupun offline. Babak kualifikasi diselenggarakan secara daring. Sementara itu, Offline venue akan digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada bulan November mendatang.

Simak siapa sajakah tim Esport yang akan bertanding nantinya. Jadi bagi yang sudah tak sabar untuk menunggu, langsung cek dibawah ini ya. Eits, tentunya juga terdapat kejutan-kejutan yang tak terduga dari para peserta.

Baca juga: DeanKT Resmi Mundur Dari EVOS Esport

Bocoran Daftar Peserta Piala Presiden Esport 2022

peserta Piala Presiden 2022
Aura Fire menjadi salah satu tim yang akan bertanding di Piala Presiden 2022 | pialapresidenesport

Melalui akun Instagram Piala Presiden Esport, akhirnya terkuak siapa saja yang akan berpartisipasi di babak kualifikasi tertutup pada ajang nasional tersebut. Pada divisi game Mobile Legends terdapat tujuh tim serta satu tim dari MDL ID yang akan bertanding, delapan tim tersebut diantaranya adalah sebagai berikut,

  • Alter Ego Esport
  • Aura Fire
  • Bigetron Alpha
  • EVOS Legends
  • Geek Fam ID
  • Rebellion Zion
  • RRQ Hoshi
  • Perwakilan dari MDL Indonesia, ONIC Prodigy

Sekedar informasi jika Qualifier pada piala presiden ini terdiri atas dua kelompok, pertama Open Qualifier bagi umum dan Closed yang berasal dari MPL maupun MDL yang diundang khusus.  kedelapan tim ini akan bersaing untuk memperebutkan slot babak selanjutnya yaitu Group Stage sebanyak enam buah.

Sistem Pertandingan

dijelaskan oleh KB di kanal Youtube, ia membeberkan prosedur atau format dari kejuaraan Esport yang satu ini. Kedua tim tersebut masing-masing terlebih dahulu masuk ke babak Open Qualifier dan Closed Qualifier. Pada kelompok open, ratusan tim yang bersaing akan memperebutkan dua slot babak Group Stage, sementara pada closed Qualifier sebanyak enam slot.

Ia menegaskan bahwa tidak ada perubahan yang begitu signifikan pada format seperti pada ajang sebelumnya. Pada babak main event akan ada dua belas tim yang bertanding. Kedua belas tim tersebut akan diambil enam tim secara acak baik pada grup A maupun B.

Kemudian pada babak Playoff akan menyisakan delapan tim. Empat di grup A dan empat lainnya di grup B. KB menambahkan bahwa di babak playoff panitia dalam memilih timnya akan digunakan sistem single elimination.

“Di sini ada 8 tim, masing-masing terdapat 4 dari A dan 4 lainnya dari B, biasanya juara 2 grup A nanti ketemunya sama juara 3 grup B, juara 3 grup A nanti sama juara 2 grup B, juara 4 grup A nanti sama juara 1 grup B, jadi dicrossing aja dan akan bertemu di quarter final. Itu biasanya, tapi kalo misalnya nanti tiba-tiba pakai sistem random itu bisa terjadi juga. Delapan tim yang bertanding bakal memperebutkan 1 tiket IESF untuk Bali nanti.” Kata KB.

Nantinya pemenang dari Piala Presiden ini akan mendapatkan satu slot tiket untuk mewakili ajang IESF World Championship yang akan digelar di Bali.

Share yuk !